Berniat Maju Pilkada, 2 Nasihat untuk Sekda Tangsel: Mundur dari PNS Atau Kubur Impian

Ia harus mundur sebagai PNS jika tetap ingin maju di Pilkada Tangerang Selatan.

Berniat Maju Pilkada, 2 Nasihat untuk Sekda Tangsel: Mundur dari PNS Atau Kubur Impian
tribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Sekda Tangsel, Muhamad ditemui di rumahnya saat acara halalbihalal, Ciputat, Tangsel, Sabtu (15/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pengamat Politik, Ray Rangkuti, meminta Sekda Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad memilih diantara 2 hal ini jika ingin maju mencalonkan diri pada Pilkada Tangsel 2020 mendatang. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kabar ambisi Muhamad maju jadi calon Wali Kota Tangsel ramai dibicarakan. 

Jabatan sebagai Sekda pun dipertaruhkan.

Ia harus mundur sebagai PNS jika tetap ingin maju di Pilkada Tangerang Selatan.

Bagi Ray, Muhamad belum cukup populer, terlebih soal elektabilitas.

Ray mengatakan ada dua nasihat darinya untuk Muhamad, mundur segera untuk fokus memperkenalkan diri di masyarakat, atau mengubur impiannya untuk memimpin Tangsel sebagai wali kota. 

Nasihat pertama terkait beberapa alasan, termasuk beratnya lawan Muhamad yang diprediksi orang-orang dengan modal popularitas dan elektabilitas tinggi. 

"Nasihat saya cuma satu ya, dan dua tentu saja pilihannya, pertama kalau mau terlibat Pilkada 2020, dari sekarang mendingan undur diri dari jabatan Sekdanya, karena dia akan disemprit kiri kanan, kemudian disebut melakukan mobilisasi suara, populerkan dirinya, macam-macam," ujar Ray selepas mengisi diskusi politik di bilangan Serpong, Rabu (26/6/2019).

Untuk saran yang kedua, Ray meminta Muhamad mengurungkan niatnya maju pilkada.

"Yang ke dua, mengubur impiannya untuk terlibat di dalam Pilkada, kalau dia tidak mengundurkan diri. Karena ini tidak seperti Pilkada 2005 gitu lho bang, saat itu kalau Sekda populer dikenal, partai dukung. Kalau sekarang enggak. Jangankan Sekda, ketua partai, ketua DPRD itu juga enggak belum tentu," ujarnya. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved