Ibu dan Anak Korban Kebakaran Rawabunga Alami Luka Bakar Parah di Bagian Wajah dan Tangan

"Tadi Magrib saya besuk masih di RS Priemer, sampai dengan sekarang belum ada info (dirujuk)," kata Agustina di Jatinegara, Jakarta Timur Rabu (26/6).

Ibu dan Anak Korban Kebakaran Rawabunga Alami Luka Bakar Parah di Bagian Wajah dan Tangan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Lurah Rawabunga Agustina di lokasi kebakaran, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Ira (35) dan Nisa (13), korban luka dalam kebakaran yang dipicu bocornya tabung gas ukuran 3 kilogram di kediamannya Jalan Swadaya V RT 09/RW 05 Kelurahan Rawabunga, Jatinegara masih terbaring lemah.

Lurah Rawabunga Agustina mengatakan hingga petang tadi keduanya masih dirawat di RS Priemer Jatinegara dan belum dirujuk ke RS Persahabatan sebagaimana yang direncanakan tadi.

"Tadi Magrib saya besuk masih di RS Priemer, sampai dengan sekarang belum ada info (dirujuk)," kata Agustina di Jatinegara, Jakarta Timur Rabu (26/6/2019).

Merujuk penuturan dokter RS Priemer Jatinegara yang menangani ibu dan anak itu, Agustina menuturkan luka bakar yang dialami keduanya mencapai 50 persen.

Saat dibesuk tadi, dia menyebut Ira dan Nisa yang mengalami luka bakar karena saat kejadian sedang memasak itu masih belum bisa berbicara.

"Masih trauma, belum bisa berbicara. Menurut dokter luka bakar yang paling parah di bagian wajah dan tangan, luka bakarnya 50 persen," ujarnya.

Perihal biaya pengobatan Ira dan Nisa, Agustina mengatakan seluruh biaya ditanggung pemerintah lewat BPJS Kesehatan.

Dia berharap keduanya lekas pulih dari musibah yang juga membuat lantai satu rumah mereka hangus dilalap si jago merah.

"Sekarang masih dalam penanganan dokter RS Priemer Jatinegara," tuturnya.

Suryaman (49), satu saksi sekaligus tetangga korban mengatakan terdengar ledakan kencang sekira pukul 07.50 WIB sebelum akhirnya si jago merah mengamuk.

Selain Ira dan Nisa, Dita Dwi Indriani (18), kakak Nisa yang saat kejadian berada di lantai dua terluka karena harus menyelamatkan diri dengan cara loncat.

"Mba Ira sama Nisa luka bakar karena saat kejadian lagi masak di dapur, mereka memang jualan makanan depan rumah. Kalau Dita luka karena loncat dari lantai dua, tapi enggak parah karena ditangkap warga di bawah," kata Suryaman.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved