Pilpres 2019

Kubu Jokowi-Prabowo Diisukan Akan Bergabung, Analis Politik: Kabar Buruk bagi Demokrasi Kita

Adi Prayitno memberikan analisisnya apabila kedua koalisi Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) bergabung di kabinet yang sama.

Kubu Jokowi-Prabowo Diisukan Akan Bergabung, Analis Politik: Kabar Buruk bagi Demokrasi Kita
KOMPAS.com/ABBA GABRILIN
Dua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menghadiri deklarasi kampanye damai di Lapangan Silang Monas 

Adi juga memaparkan, bahwa ada potensi memelihara musuh di dalam kabinet, dengan contoh apabila Demokrat bergabung, akan ada Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dipersiapkan untuk 2024.

"Apalagi misalnya, dalam waktu bersamaan ini juga berpotensi memelihara anak macan. Karena bisa saja akan muncul figur penting dari Gerindra, figur penting dari Demokrat seperti AHY yang akan menjadi pertarungan hidup penting di 2024," pungkasnya.

Tanggapan Politisi Gerindra soal Koalisi

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Miftah Sabri menilai apabila Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memenangkan pilpres, kubu 02 sebaiknya tak mengajak partai koalisi kubu 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk bergabung.

Hal itu disampaikan Miftah Sabri dalam wawancara dengan CNN Indonesia seperti yang dikutip TribunWow.com, Selasa (25/6/2019).

Miftah mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu putusan hasil sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi terlebih dahulu sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Tapi sejauh ini, jangan dulu kita membahas apa yang belum terjadi, pada hari ini, kita tunggu dulu keputusan tanggal 27 (27/6/2019), apa yang diputuskan oleh hakim Mahkamah Konstitusi," papar Miftah.

Kendati demikian, Miftah menilai sebaiknya Prabowo-Sandi tetap menjadi oposisi jika kalah di pilpres.

Menurutnya, untuk menciptakan demokrasi yang baik maka harus ada pihak oposisi yang baik pula.

Akan tetapi, jika Prabowo-Sandi menang dinyatakan menang, Miftah berharap Prabowo tak mengajak bergabung koalisi Jokwoi-Ma'ruf.

Halaman
123
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved