Panik Diteriaki Korban, Jambret di Matraman Tabrak Pengendara Motor Hingga Jatuh

"Pelaku panik diteriaki korban sehingga sepeda motor yang dikemudikannya menabrak motor pengguna jalan lain lalu terjatuh," ujarnya.

Panik Diteriaki Korban, Jambret di Matraman Tabrak Pengendara Motor Hingga Jatuh
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Sepeda motor yang digunakan pelaku di Mapolsek Matraman, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Seno Ardiansyah (21), terancam menghabiskan masa depannya di balik sel penjara guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagai pelaku pencurian disertai pemberatan (Curat).

Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Sidi Horman mengatakan Seno menjambret handphone milik Emmiliana Ristamtinah (69) di Jalan Nangka Kelurahan Utan Kayu Utara, Rabu (26/6/2019) sekira pukul 14.00 WIB.

"Korban sedang berjalan kaki sambil memainkan handphonenya. Pelaku datang dari arah berlawanan menggunakan sepeda motor dan langsung merampas handphone korban," kata Sidi di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (27/6/2019).

Usai merampas handphone merek Asus tipe Z008D, Seno yang berboncengan menggunakan sepeda motor bersama rekannya, Teguh hendak melarikan diri.

Namun Emmiliana yang tak terima handphonenya digondol memberikan kedua pemuda itu sehingga memancing perhatian warga di lokasi.

"Pelaku panik diteriaki korban sehingga sepeda motor yang dikemudikannya menabrak motor pengguna jalan lain lalu terjatuh," ujarnya.

Sidi menyebut kedua pelaku sempat berupaya melarikan diri ke permukiman warga, namun hanya Teguh yang berhasil lolos dari amuk warga.

Sementara Seno yang masih tercatat sebagai warga Jakarta Timur diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Matraman yang sedang melintas di lokasi.

Seno jadi tersangka setelah Emmiliana membuat laporan ke Polsek Matraman lalu melakukan pemeriksaan dua orang saksi yang berada di lokasi kejadian.

"Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sekarang anggota masih berusaha menangkap satu pelaku yang melarikan diri," tuturnya. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved