Tsunami di Banten

Pascatsunami Banten, 1.243 Kapal Nelayan Hanyut Warga Kabupaten Pandeglang Kehilangan Pekerjaan

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan hingga hari ini pun para nelayan di Kabupaten Pandeglang masih kesulitan berlayar.

Pascatsunami Banten, 1.243 Kapal Nelayan Hanyut Warga Kabupaten Pandeglang Kehilangan Pekerjaan
ISTIMEWA/Dokumentasi Humas Pemkab Tangerang
Penyerahan 15 kapal bermotor tahap pertama oleh Pemerintahan Kabupaten Tangerang oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang pascatsunami, Kamis (27/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PANDEGLANG - Ribuan kapal nelayan di Kabupaten Tangerang hanyut dan hancur akibat amukan tsunami di Banten pada akhir tahuj 2018 kemarin.

Diketahui ratusan kepala keluarga pun harus kehilangan mata pencahariannya lantaran 1243 kapal untuk menjaring ikan pora poranda dan hanyut ke laut.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan hingga hari ini pun para nelayan di Kabupaten Pandeglang masih kesulitan berlayar.

"Nelayan sangat sangat sangat terpuruk sekali sehingga mereka tidak bisa melaut, tidak bisa mendapatkan akses untuk menghidupi keluarganya. Kerugiannya ada 1243 kapal yang hilang dan hanyut," jelas Irna di Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (27/6/2019).

BMKG Sebut Wilayah Jakarta Masih Aman dari Tsunami

Menurut Irna, pascatsunami kemarin, masalah utama yang diderita rakyatnya memang masalah perbaikan di sektor ekonomi.

Bahkan, ia sempat didemo lantaran belum bisa memulihkan sektor ekonomi pascatsunami di Carita, Kabupaten Pandeglang hingga kini.

Makanya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berinisiasi untuk mengirimkan bala bantuan sebanyak 30 kapal nelayan untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang.

"Alhamdulillah 15 kapal kami serahkan untuk tahap pertama, insha Allah tahap kedua nanti 15 kapal lagi. Masing-masing kapal ini akan diserahkan kepada tiga kepala keluarga, jadi bisa 90 kepala keluarga yang bisa menikmati kapal-kapal ini," jelas Zaki.

Tak tanggung-tanggung, Zaki menggelontorkan nominal hingga milyaran rupiah untuk membantu masyarakat Kabupaten Pandeglang yang terdampak tsunami.

"Total Rp1,5 miliar dana yang dihimpun oleh pemerintah bersama masyarakat dan disalurkan melalui yayasan MNC Peduli ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kabupaten Tangerang agar bisa membantu saudaranya yang terkena musibah tsunami di Pandeglang," ujar Zaki.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved