Gerindra Butuh Sosok Baru, Figur Prabowo Disebut Tak Laku Lagi di Pilpres 2024

Ray melanjutkan Gerindra sebagai partai yang dipimpin Prabowo membutuhkan regenerasi sosok baru untuk menggantikan Prabowo.

Gerindra Butuh Sosok Baru, Figur Prabowo Disebut Tak Laku Lagi di Pilpres 2024
Warta Kota/adhy kelana/kla
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melambaikan tangan sesaat sebelum memasuki pesawat terbang yang akan bertolak menuju Malaysia di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (16/11). Prabowo berencana hadir dan mendampingi seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Timur, Wilfrida Soik menjalani persidangan di Malaysia yang terancam hukuman mati lantaran diduga membunuh majikannya. (Warta Kota/adhy kelana/kla) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNJAKARTA.COM - Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti memprediksi kemampuan Prabowo Subianto dalam mengelola politik akan semakin berkurang, setelah sengketa hasil Pilpres 2019 sudah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kekuatan Prabowo setelah putusan MK akan makin berkurang dengan sendirinya. Secara faktor alam makin menua, kemampuan kelola politik kurang, dan figurnya tidak akan terlalu laku di 2024,” tegas Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi bertajuk : Sesudah MK, Silaturahmi atau Negosiasi, di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (28/6/2019) .

Ray melanjutkan Gerindra sebagai partai yang dipimpin Prabowo membutuhkan regenerasi sosok baru untuk menggantikan Prabowo.

KPU Berharap Jokowi dan Prabowo Hadiri Rapat Pleno Hari Minggu, Imbauan Tak Buat Perayaan di Jalan

Baca Info Hoaks, 10 Orang Pelamar Datangi RSUD Pasar Rebo Tanyakan Lowongan Kerja Pemandi Jenazah

Jika tidak dikhawatirkan kedepan Partai Gerindra bakal mengalami gejolak internal seperti Partai Demokrat.

Diketahui sebelumnya MK telah memutus permohonan sengketa pilpres yang diajukan Prabowo-Sandiaga Uno di sidang Kamis (27/6/2019) kemarin.

Dalam putusannya, MK menyatakan menolak seluruh permohonan karena dianggap tidak beralasan menurut hukum.

Prabowo menyatakan menerima putusan tersebut. Namun mantan Danjen Kopassus itu menyebut akan mencari upaya hukum lain yang masih bisa dilakukan.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved