Koordinasi dengan BMKG, BPBD Kabupaten Bekasi Sebut Kemarau Akan Berlangsung 3 Bulan

Hal itu terungkap setelah BPBD Kabupaten Bekasi berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Koordinasi dengan BMKG, BPBD Kabupaten Bekasi Sebut Kemarau Akan Berlangsung 3 Bulan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kekeringan yang terjadi di Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi 

Sejauh ini, pihaknya tidak memiliki pilihan lain untuk menanggulangi bencana kekeringan. Hal ini karena Kecamatan Cibarusah tidak memiliki sumber air yang cukup, bahkan lahan persawahan yang terhampar pun masih menggunakan sistem tadah hujan.

Kendati demikian, diakui Adeng, bencana kekeringan ini harusnya ditanggulangi dengan langkah yang berkesinambungan, mulai dari rencana jangka pendek, menengah dan panjang. Pengiriman air bersih terlalu efektif karena hanya penanggulangan instan.

"Sebetulnya perlu penanggulangan jarak menengah dan panjang, karena dari pantauan kami di lokasi, bukan tidak mungkin kekeringan meluas dan masyarakat yang membutuhkan air tentu makin tinggi," ungkapnya.

Salah satu penanggulangan jangka menengah, kata dia, adalah melakukan pengeboran sumber air di titik-titik yang rawan dilanda kekeringan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membangun sumber air sebagai cara untuk menanggulangi musim kemarau," imbuhnya.

Bantuan Pemkab Bekasi Minim

Minimnya curah hujan di wilayah Kabupaten Bekasi, membuat tiga desa di Kecamatan Cibarusah kembali dilanda kekeringan karena pasokan air tanah kian menyusut.

Bahkan warga terpaksa mengambil air dari Kali Cihoe dan Kali Cipamingkis di daerah sekitar untuk kebutuhan mencuci pakaian ataupun mandi.

Berdasarkan data yang diperoleh, tiga desa yang dilanda kekeringan itu adalah Desa Ridogalih, Desa Ridomanah dan Desa Sirnajati.

Fenomena ini sudah rutin terjadi setiap tahun apabila musim kemarau datang, dan pemerintah daerah melakukan upaya jangka pendek dengan memberikan air bersih kepada warga sekitar.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved