Tangis Mantan Guru SDN Pondok Pucung 2 Rumini Pecah Saat Bertemu Wali Murid dan Anak Didik

Tangis mantan guru SDN Pondok Pucung 2, Rumini pecah saat bertemu wali murid dan anak didiknya.

Tangis Mantan Guru SDN Pondok Pucung 2 Rumini Pecah Saat Bertemu Wali Murid dan Anak Didik
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Rumini, mantan guru SDN Pondok Pucung 2 yang dipecat sepihak, saat berpelukan dengan salah seorang wali murid yang anaknya baru saja lulus dari SDN tersebut, Pondok Aren, Kamis (28/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Tangis mantan guru SDN Pondok Pucung 2, Rumini pecah saat bertemu wali murid dan anak didiknya.

Wanita yang dipecat oleh sekolahnya itu langsung menerima peluk hangat dari wali murid.

Seketika itu, wanita berumur 44 tahun itu menangis.

Rumini juga disambut hangat sejumlah murid yang rumahnya tidak jauh.

Mereka berpelukan dengan hangatnya.

Kangen dan hormat antara guru dan murid bersatu, tangis mereka pecah sambil berpelukan.

Saat itu, Rumini bersama awak media hendak menyambangi sejumlah wali murid yang sudah lulus untuk silaturahmi sekaligus mendapatkan sejumlah bukti pembayaran uang komputer dan instalasi proyektor.

Dua hal itu merupakan tuntutan yang ia protes saat masih berada di sekolah.

Bagi Rumini, pungutan seperti itu tidak boleh dilakukan, termasuk meminta wali murid membeli buku sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved