Warga Kramat Jati Manfaatkan Bazar Rutin PKT Perkenalkan Produk Dagangan

Kalau di sini makanan dan minuman lebih cepat laku. Sebab pagi kan ada senam, pasti laku. Alhamdulillah untuk tahu bakso sudah laku 15 bungkus,"

Warga Kramat Jati Manfaatkan Bazar Rutin PKT Perkenalkan Produk Dagangan
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Para warga Kramat Jati yang mengikuti bazar rutin PkT tiap Jumat di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jumat (28/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Bazar rutin tiap Jumat, dijadikan warga Kramat Jati sebagai sekedar memperkenalkan produk dagangan mereka.

Tiap jumat di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur mengadakan bazar rutin. Bazar ini diikuti oleh warga binaan dari Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) Kecamatan Kramat Jati.

Ratnawati, satu diantara warga yang mengikuti bazar rutin ini menuturkan memanfaatkan kegiatan ini untuk mengenalkan produknya. Ia yang merupakan perajut, tidak mengharapkan barang dagangannya habis terjual tiap kali bazar rutin berlangsung.

"Kalau bazar begini pasti enggak banyak yang ikut. Ini aja cuma 4 orang. Kita di sini kan yang penting mengenalkan produk dulu. Alhamdulillah pasti ada aja yang beli. Yang penting mereka tau kualitas produk kita seperti apa," ucapnya, Jumat (28/6/2019).

Produk yang ditawarkan Ratna berupa dompet kecil, tas dan aksesoris lainnya hasil rajutannya sendiri, yang dibandrol mulai dari Rp 50 ribu. Selain untuk mengenalkan produk, ia memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari murid.

"Dari kegiatan ini saya juga dapat murid yang mau belajar ngerajut. Alhamdulillah jadi tambahan buat saya. Soalnya kalau untuk produk biasanya laku dua atau tiga aja. Banyaknya justru di murid yang mau ikut belajar," sambungnya.

Kelakar Maruf Amin kepada Jokowi saat Nobar Sidang Putusan MK

Prabowo Konfirmasi Akan Bertemu Jokowi: Insya Allah Nanti Diatur

Sidang MK Selesai, Jalan Medan Merdeka Barat Menuju MH Thamrin Kembali Dibuka

Sarmi, warga lainnya juga mengatakan hal senada. Ia lebih memilih untuk mengenalkan produk kuliner yakni tahu bakso.

"Kalau di sini makanan dan minuman lebih cepat laku. Sebab pagi kan ada senam, pasti laku. Alhamdulillah untuk tahu bakso sudah laku 15 bungkus," tutur dia.

Untuk satu bungkus tahu bakso dijual dengan harga Rp 15 ribu perbungkusnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved