Anda Punya Aksesori atau Pakaian Hasil Rajutan? Begini Cara Mencucinya

Ratnawati (55) seorang perajut rumahan sejak tahun 2014 berbagi tips cara mencuci aksesoris ataupun pakaian dari bahan rajutan.

Anda Punya Aksesori atau Pakaian Hasil Rajutan? Begini Cara Mencucinya
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ratnawati (55), perajut rumahan yang raup omset Rp 15 juta perbulan, Sabtu (29/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Ratnawati (55) seorang perajut rumahan sejak tahun 2014 berbagi tips cara mencuci aksesoris ataupun pakaian dari bahan rajutan.

Diketahui, Ratna merupakan ibu satu anak yang sukses menjual berbagai macam aksesoris hasil rajutan tangannya dan merambah ke pasar online.

Ia yang sejak 5 tahun belakangan, bisa meraup omset hingga Rp 15 juta perbulannya dan menjadikan rajutan sebagai pekerjaan utamanya.

Rupanya, tak hanya soal merajut.

Ia juga berbagi tips terkait cara pencucian yang benar untuk Anda yang memiliki aksesoris maupun pakaian dari rajutan.

"Cara merawat produk rajutan itu berbeda tergantung benangnya. Misalnya untuk wearable seperti syal, outer, blus, slipper, topi, taplak dan sarung bantal yg berbahan dasar dari benang cotton, harus di rendam dalam air hangat yg sudah diberi sabun cair. Kemudian diperas, dibilas dan dijemur di tempat yg tidak terlalu panas," katanya, Sabtu (29/6/2019).

Sebenarnya, ketika rajutan terkena noda bisa saja hanya direndam maka akan langsung bersih.

Cerita Ratnawati, Penjual Aksesoris Rajut Sering Jadi Korban PHP Teman Dekat

Perempuan Ini Raup Omzet Rp 15 Juta Perbulan dari Usaha Rajut

Namun menurut Ratna akan lebih baik jika Anda mengetahui bahan pada benang yang digunakan untuk merajut. Supaya bisa menyesuaikan dengan proses pencucian.

"Ada juga produk dari benang polyester atau nilon seperti pada tas, sepatu dan dompet. Itu harus direndam sebentar dengan sabun cair. Bila perlu disikat dengan sikat gigi. Kemudian baru dibilas dan dijemur di tempat yang temparatur panasnya sedang," sambungnya.

Untuk bahan benang polyester atau nilon, ia menyarankan untuk disikat agar terlihat lebih bersih. Penyikatan tidak akan merubah warna ataupun merusak rajutan.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved