Gaikindo Berharap Produksi Otomotif Indonesia Go International

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Asmara, menyebut pameran Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) sudah go-international.

Gaikindo Berharap Produksi Otomotif Indonesia Go International
TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Asmara, saat memberikan keterangan kepada Wartawan, pada acara 'GIIAS Talk x Blibli.com Ajang Inspirasi bagi Penggiat Otomotif di Era Digital', di Dhonika Cafe, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (29/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Asmara, menyebut pameran Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) sudah go-international.

Kukuh, sapaannya, mengatakan tidak boleh hanya pamerannya saja yang internasional.

Tapi, produksinya juga harus internasional.

"Kalau kita lihat, ini sudah go-international, betul. Pamerannya sudah international, sekarang adalah bagaimana produksinya yang internasional. Sehingga kemudian, orientasinya adalah ekspor, ekspor, ekspor, ekspor," kata Kukuh, pada acara 'GIIAS Talk x Blibli.com Ajang Inspirasi bagi Penggiat Otomotif di Era Digital', di Dhonika Cafe, Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (29/6/2019).

Pada 2018, lanjut Kukuh, GIIAS mendapat data dari Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan tentang kontribusi ekspor otomotif Indonesia memiliki angka sekitar empat setengah persen.

Jika ekspor otomotif tersebut ditingkatkan lagi, Kukuh mengatakan Indonesia dapat memiliki potensi untuk berkontribusi lebih.

"Tahun lalu, data dari Bannk Indonesia menunjukkan kontribusi di eksport otomotif itu kurang lebih sekitar kontribusinya empat setengah persen dari total eksport non-migas. Kalau itu kita tingkatkan, itu kita bisa punya potensi untuk berkontribusi lebih," jelas Kukuh.

Hal tersebut, kata Kukuh, juga berpotensi untuk memperkenalkan otomotif Indonesia agar lebih dikenal seluruh mancanegara.

Dubes RI untuk Australia Dorong Kerjasama Pendidika Kejuruan Melalui Temu Bisnis di Perth

Mantan Pembalap Fadli Immammudin Dinilai Jadi Inspirasi Pencinta Balap di Indonesia

"Ini yang kita jadikan salah satu upaya untuk memperkenalkan Indonesia dan semakin dikenal di dunia. 'Eh Indonesia punya potensi, lho otomotifnya.' Dengan empat setengah persen dapat berkontribusi terhadap eksport, itu tahun lalu kan kurang lebih eksportnya kalau dulu ya, 290 ribu unit. Padahal kita produksinya mampu sampai, kapasitasnya dua juta lebih, 2,3 juta," tutur Kukuh.

"Kalau ekspornya tambah, kalau kita tingkatkan sampai empat kali lipat, katakanlah eksportnya satu juta, domistiknya satu juta, bisa jadi kita menjadi leading kontribusinya terhadap eskpor," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved