Pengumuman PPDB SMA se-Banten Diundur, Wali Murid Kesal

Pengumuman hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA se-Banten diundur sampai waktu yang tidak ditentukan.

Pengumuman PPDB SMA se-Banten Diundur, Wali Murid Kesal
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Surat edaran Pemprov Banten soal kemunduran pengumuman PPDB SMA Negeri se-Banten tertanggal Sabtu (29/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pengumuman hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA se-Banten diundur sampai waktu yang tidak ditentukan.

Pengumuman itu disampaikan Pemprov Banten melalui surat edaran bernomor 421/26/8/Dindikbud/2019 tertanggal Sabtu (29/6/2019) yang bertanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Banten, Kosasih Sumanhudi.

Dalam surat itu, Kosasih menerangkan sebab pengunduran itu karena adanya masalah teknis.

Namun ia tidak menyebutkan jelas masalah teknis yang dimaksud sehingga memundurkan pengumuman yang harusnya disampaikan hari ini.

"Sehubungan dengan masih adanya proses penyelesaian teknis, maka pengumuman kelulusan PPDB SMAN dan SMKN tahun pelajaran 2019/2020 diundur sampai batas waktu yang akan ditetapkan oleh panitia Provinsi Banten," terang Kosasih dalam surat itu.

Para wali murid pun bingung dan kesal atas pengumuman itu.

Pendaftaran SMA negeri merupakan suatu yang ditunggu karena menyangkut pendidikan dan tenggat daftar sekolah yang semakin sempit.

"Edaran itu sudah tidak jelas teknis yang dimaksud itu apa dan tidak ada waktu yang ditentukan," ujar Tanto, wali murid yang tengah mendaftarkan adiknya di SMAN 5 Tangsel.

Prabowo Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi, Waketum Gerindra: Cukup dari Saya, Sudah Mewakili

Dishub DKI Jakarta Tutup Sejumlah Ruas Jalan Saat Jakarnaval, Simak Rutenya

Tanta bahkan mengutarakan kekecewaannya kepada Pemprov Banten sebagai penyelenggara.

"Saya kesal dan kecewa karena butuh hasil yang jelas sehingga bisa antisipasi untuk mendaftar di sekolah lain jika tidak diterima," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, TribunJakarta.com mencoba mengklarifikasi Kepala Dinas Pendidikan Banten, Kosasih Sumanhudi terkait hal tersebut.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved