Breaking News:

Waketum Gerindra Arief Poyuono Nilai Prabowo dan Jokowi Tak Perlu Rekonsiliasi yang Diatur

Waketum Gerindra, Arief Poyuono, menyatakan pesan persatuan setelah Joko Widodo-Maruf Amin resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Arief Poyuono, saat memberi keterangan kepada Wartawan, pada acara ulang tahun Suropati Syndicate, di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Arief Poyuono, menyatakan pesan persatuan setelah Joko Widodo-Maruf Amin resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024.

Arief, sapaannya, menegaskan bahwa persatuan Indonesia harus dilanjutkan.

"Persatuan harus dilanjutkan. Pilpres dan Pileg itu bagaikan sebuah pertandingan, setelah selesai semuanya, semua bersatu. Sebab, hati kita Indonesia. Hatiku Indonesia, hatimu Indonesia. Jadi, kita sama-sama Indonesia dan yang menang ya Indonesia," kata Arief, pada acara ulang tahun Suropati Syndicate, di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2019).

Arief melanjutkan, hal tersebut harus diingat baik-baik oleh elite politik di Indonesia.

"Inilah yang harus diingat oleh seluruh elite politik di Indonesia. Artinya, Pemilu, Pileg, itu cuma sarana. Tetapi harus diingat, di dalam kita berpolitik, kita melakukan aktivitas, kita bekerja, dedikasikanlah diri kita selalu kepada yang maha kuasa. Dan yang maha kuasa itu rakyat. Maka kita akan lebih plong, kita bisa menerima perbedaan," jelas Arief.

Terkait wacana rekonsiliasi Prabowo Subianto dengan Joko Widodo, Arief menilai hal itu tidak perlu.

"Begini, sebenarnya kita tidak perlu rekonsiliasi. Kalau semuanya mendedikasikan dirinya di dalam berpolitik dan kehidupan bangsa dan negara kepada maha yang kuasa (rakyat)," ujarnya.

VIDEO Garong Kambing Beraksi di Pondok Aren Jelang Idul Adha, Pelaku Tinggalkan Jeroan

Bahas Peluang PAN Gabung Pemerintah, Faldo Maldini: Kalau Tidak Diajak Kita Juga Gak Kepedean Kok

"Nanti pasti tidak perlu adanya rekonsiliasi yang diatur. Biarkan secara alami. Di sini juga saya mengimbau kepada para pendukung pak Prabowo dan pendukung pak Joko Widodo, mari kita bersatu, bergandengan tangan. Jadi tidak ada masalah, semua untuk Indonesia," lanjutnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved