Wali Kota dan Dindikbud Tangsel Disebut Tidak Mampu Berantas Pungli di Sekolah

Rumini menganggap hal seperti itu sudah menyelewengkan penggunaan biaya operasional sekolah (BOS) dan biaya operasional sekolah daerah (BOSDA).

Wali Kota dan Dindikbud Tangsel Disebut Tidak Mampu Berantas Pungli di Sekolah
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Bukti pembayaran instalasi proyektor dan uang komputer yang dimiliki mantan wali murid SDN Pondok Pucung 2, Tangerang Selatan. 

LaporanWartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kasus adanya dugaan pungli di SDN Pondok Pucung 2 yang disuarakan Rumini (44), mantan guru honorernya, mendapat sorotan dari banyak pihak.

Yang terbaru adalah dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH), lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang kerap memantau kebijakan publik di Tangsel itu mengkritisi keras dugaan pungli itu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Rumini memprotes kebijakan sekolah yang selalu memungut uang kepada siswa untuk kebutuhan tertentu termasuk meminta siswa membeli buku sendiri.

Rumini menganggap hal seperti itu sudah menyelewengkan penggunaan biaya operasional sekolah (BOS) dan biaya operasional sekolah daerah (BOSDA).

Laporan penyalahgunaan dana BOS dan BOSDA itu disampaikannya ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono.

Bukannya laporan Rumini ditelusuri, tim investigasi yang dibentuk Taryono justru menyimpulkan hal kepegawaian Rumini sampai ia dipecat.

"Ibu Rumini adalah potret dimana carut marutnya Pelayanan Pendidikan di Tangerang Selatan yang sangat lekat dengan praktek pungli. Tidak hanya saat ini saja persoalan ini mencuat namun seolah baik Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Benyamin Davnie kembali tutup mata," terang Jupry Nugroho, Koordinator Divisi Advokasi dan Investigasi TRUTH, Sabtu (29/6/2019).

Selain respons Airin dan Benyamin, Jupry juga menyoroti sikap Taryono yang dianggap menutupi.

"Hal yang serupa juga ditunjukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono yang tetap arogan dengan sikapnya yang seolah menutupi praktek pungli SDN Pondok Pucung 02 serta seolah melegitimasi dengan menyalahkan Ibu Rumini dengan dalih disiplin Guru Honorer."

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved