Distribusi Kantong Darah di Tangerang Selatan Gratis Bagi yang Membutuhkan

Deden mengatakan, masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut khusus warga yang memiliki KTP Tangerang Selatan.

Distribusi Kantong Darah di Tangerang Selatan Gratis Bagi yang Membutuhkan
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
ILUSTARSI Stok kantong darang di ruang penyimpanan di Kantor PMI Jakarta Barat, Jumat (25/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pendistribusian darah untuk yang membutuhkan di Tangerang Selatan sudah gratis.

Peraturan tersebut termaktub dalam peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang Selatan nompr 14 tahun 2017 tentang pembebasan biaya operasional pengolahan darah.

Kepala Dinas kesehatan Kota Tangsel, Deden Deni menegaskan, banyak masyarakatnya yang belum menggunakan secara maksimal pelayanan tersebut karena minimnya pemberitaan.

Deden mengatakan, masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut khusus warga yang memiliki KTP Tangerang Selatan.

"Tahun lalu anggaran kita sebesar Rp5 miliar untuk program ini, tahun ini menjadi Rp2,2 miliar. Karena berdasarkan hasil evaluasi penyerapan tidak sebesar itu. Akhirnya tahun ini kita tetapkan 2,2 miliar. Maka kami berupaya masyarakat Tangsel mengetahui program ini," kata Deden di markas PMI Tangerang Selatan, Minggu (30/6/2019).

Menurutnya saat ini ada 17 RS swasta yang telah bekerja sama dengan Dinas kesehatan dan PMI Kota Tangsel, dalam pemanfaatan darah gratis bagi warga Tangerang Selatan.

"Ada 17 RS yang ter-MoU, ini kita dorong agar semua RS bekerja sama dengan kita," ungkapnya.

Berdasarkan data yang didapatkan, tingkat aktivitas donor darah di Tangerang Selatan pun menukik drastis hingga 300 persen.

Kepala unit donor darah Kota Tangerang Selatan, Suhara Manullang mengatakan, kenaikan tersebut dinilai dari banyaknya antrean pendonor yang melakukan aktivitas donor darah di markas PMI.

"Untuk saat ini tercatat naik hingga 200 sampai 300 persen. Kalau dulu hanya 10 orang sehari sekarang sampai 30 orang sehari," jelas Suhara.

Menurutnya, satu diantara penyebab terjadinya peningkatan secara tajam jumlah pendonor darah tersebut adalah lengkapnya fasilitas di markas PMI Tangerang Selatan.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved