Breaking News:

DPRD DKI Minta Anies Tengok Kondisi RSUD Koja: UGD Pindah ke Lantai Dua Hingga Lift Tak Layak

Ruang gawat darurat yang seharusnya berada di lantai dasar, kini dipindah ke lantai dua lantaran lantai dasar RSUD mengalami kebocoran.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Suasana RSUD Koja, Jakarta Utara, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Golkar, Ramly HI Muhammad menyampaikan keluhan masyarakat terkait pelayanan di RSUD Koja, Jakarta Utara kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ramli mengatakan, bahwa saat ini kondisi RSUD Koja sangat memprihatinkan.

Ruang gawat darurat yang seharusnya berada di lantai dasar, kini dipindah ke lantai dua lantaran lantai dasar RSUD mengalami kebocoran.

"Coba temen-temen lihat, kita kan mau mindahin gawat darurat disana, ya gak bisa. Sementara tempat gawat darurat di Jakarta Utara itu, sekarang hancur berantakan, bocor dimana-mana. Jadinya sekarang kita pindah ke lantai dua. Bagaimana teman-teman berpikir kalau gawat darurat dipindah ke lantai dua, pasien datang harus naik kan?," kata Ramly di DPRD DKI Jakarta, Senin (1/7/2019).

Selain memindahkan unit gawat darurat ke lantai dua karena alasan kebocoran, Ia pun menyoroti lift yang terdapat di RSUD Koja tersebut.

Menurut Ramli, dari enam lift di lokasi hanya ada empat lift yang berfungsi.

Itupun tidak bisa menampung pengunjung rumah sakit secara maksimal.

"Empat (lift) berfungsi. Tapi hanya bisa dinaikinya dua sampai tiga orang, sementara orang datang kan ratusan disana bagaimana kalau hanya tiga orang naik ke atas? gimana kalau seperti itu? dua lift lain tidak berfungsi," kata dia.

Gubernur Anies Kunjungi RSUD Koja untuk Jenguk Petugas PPSU Viral yang Ditabrak Motor

Ramli, meminta agar pembangunan RSUD Koja cepat diselesaikan. Pasalnya, dengan kondisi seperti ini para pasien sangat kesulitan.

Apalagi pasien gawat darurat harus bersabar ketika naik lift tersebut lantaran letak ruang gawat darurat yang berada di atas.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad meminta Gubernur Anies Baswedan mengecek kondisi RSUD Koja, yang menyulitkan pasien, Senin (1/7/2019).
Anggota DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhammad meminta Gubernur Anies Baswedan mengecek kondisi RSUD Koja, yang menyulitkan pasien, Senin (1/7/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA)

Ia pun meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera mengecek langsung kondisi di RSUD tersebut.

"Saya tadi suruh Pak Gubernur untuk cek. Biar tau keluhan rakyat Jakarta Utara bagaimana. Ya di sana mereka gak bisa apa-apa, rumah sakit sudah mengajuin jauh-jauh hari. Begitu sampai di sini katanya lelang, lelang, lelang kaya gitu terus," kata Ramli.

"Kita tidak mau seperti itu, kalau kita tunggu selesai, tunggu lagi nanti anggaran perubahan, rakyat Jakarta Utara menunggu. Lihat aja di gawat darurat itu ada 400 orang, belum yang ngantarnya, mau naik ke atas gimana? (Gawat Darurat) ada di lantai dua sekarang karena di lantai dasar bocor di mana-mana, kita angkut ke lantai dua. Tapi setelah dipindah ke lantai dua kita terbentur bagaimana mengangkut mereka ke atas," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved