Viral Status Facebook Usulkan Sekolah Tak Pajang Foto Presiden, Disdik DKI dan SMPN 30 Turun Tangan

Media sosial diramaikan viral status dari akun Facebook wanita berinisial AF yang mengusulkan foto presiden tak dipajang di sekolah. Ini faktanya.

Viral Status Facebook Usulkan Sekolah Tak Pajang Foto Presiden, Disdik DKI dan SMPN 30 Turun Tangan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada peresmian pameran bertajuk Goresan Juang Kemerdekaan : Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (1/8/2016). Pameran menampilkan 28 karya dari 20 maestro lukis Indonesia seperti Raden Saleh, Affandi, Basoeki Abdullah hingga Presiden Soekarno, berlangsung untuk umum dari 2-30 Agustus. 

Reaksi SMPN 30 Jakarta

SMPN 30 di Jalan Anggrek, Koja, Jakarta Utara.
SMPN 30 di Jalan Anggrek, Koja, Jakarta Utara. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Pihak SMPN 30 Jakarta Utara mengklarifikasi soal adanya akun Facebook berinisial AF yang mengunggah status berisi usulan tidak memasang foto Presiden di sekolah.

Warganet menuduh pemilik akun sebagai salah satu guru di SMPN 30 lantaran salah satu fotonya yang berlatar acara sekolah itu.

Kepala Sekolah SMPN 30, M. Yusup Corua, dalam surat klarifikasinya, membantah tuduhan warganet.

Yusup mengatakan, foto yang menjadi dasar tuduhan warganet diambil saat acara kelulusan SMPN 30 dan yang bersangkutan adalah orang tua dari salah satu siswi sekolah itu.

"Hal yang sebenarnya adalah bahwa benar seseorang tersebut adalah seorang walimurid yang putrinya sudah lulus tahun ajaran 2018/2019 dan bukan sebagai guru SMP Negeri 30 Jakarta," tulis Yusup dalam surat klarifikasi, Senin (1/7/2019).

Bukan Guru SMPN 30

Yusup kemudian memastikan bahwa nama yang tertera pada akun Facebook yang belakangan sudah tidak aktif itu bukan merupakan guru maupun staff SMPN 30.

Hal itu dipastikan seusai pengecekan yang dilakukan oleh pihak sekolah.

"Setelah dilakukan pengecekan terhadap semua guru, staf, dan karyawan di SMP Negeri 30 Jakarta, tidak ada nama yang memposting berita tersebut di media sosial sebagai guru, staf, dan karyawan di SMP Negeri 30 Jakarta," tegas Yusup.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved