Jalani Sidang Tuntutan, Joko Driyono Bungkam Setibanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Dikawal satu orang petugas Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jokdri enggan menjawab sejumlah pertanyaan awak media.

Jalani Sidang Tuntutan, Joko Driyono Bungkam Setibanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor, Joko Driyono, tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Selasa (2/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Sidang kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Selasa (2/7/2019).

Hari ini, pria yang karib disapa Jokdri itu bakal mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang sebetulnya dijadwalkan bergulir mulai pukul 14.00 WIB. Namun, Jokdri baru tiba di pengadilan sekitar pukul 15.53 WIB.

Terdakwa kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor, Joko Driyono, tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Selasa (2/7/2019)
Terdakwa kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor, Joko Driyono, tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Selasa (2/7/2019) (TribunJakarta/Annas Furqon Hakim)

Dikawal satu orang petugas Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jokdri enggan menjawab sejumlah pertanyaan awak media.

Mantan Plt Ketua Umum PSSI itu tidak mengucapkan sepatah kata pun saat berjalan memasuki ruang tunggu tahanan.

Sejumlah Warga Sampaikan Keberatan ke Disdik Kota Bekasi Karena Jarak Zonasi Tidak Tepat

Kepala RS Polri Kramat Jati Pastikan SM Wanita Lepas Anjing di Masjid Mengidap Gangguan Jiwa

Hiu Paus Terjerat Jaring Nelayan Demak, Butuh Waktu 6 Jam Kembalikan ke Tengah Laut

Sementara, penasihat hukum Jokdri, Mustofa Abidin mengaku optimistis kliennya bakal terbebas dari tuntutan Jaksa.

"Dari kami, yang pasti dakwaan Jaksa belum ada yang bisa dibuktikan secara sah dan meyakinkan," ujar Mustofa.

Jokdri didakwa dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP poin ke-3 dan ke-4, Pasal 235 juncto Pasal 231 juncto pasal 55 ayat (1) KUHP, subsider Pasal 232 juncto Pasal 235 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP, dan Pasal 221 ayat (1) ke-2 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved