News

Satia, Bocah yang Berbobot 97 Kg Asal Karawang, Berharap Bupati Datang Menjenguk dan Berikan Bantuan

Satia Putra, bocah berusia 7 tahun asal Karawang memiliki bobot 97 Kg. Ia kesulitan beraktivitas hingga tak dapat tidur telentang.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Muji Lestari
Tangkapan Layar TribunJabar
Satia Putra, bocah tujuh tahun dengan berat 97 kilogram asal Kampung Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang bersama ayahnya, Sarli. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Orang tua Satia, Sarli (60) dan Komariah berharap Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menengok putranya.

Satia Putra, yang mempunyai berat badan 97 kilogram di usia tujuh tahun.

Satia dan orangtuanya tinggal di warung pinggiran Pantai Tanjungbaru, Kampung Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

Jaraknya sekitar 38 kilometer dari pusat kota Karawang atau satu jam enam menit jika ditempuh dengan sepeda motor.

"Kami berharap Bupati Cellica (Bupati Karawang) menengok Satia," kata Komariah, ibu Satia kepada Kompas.com, Senin (1/7/2019).

Aria Permana Bocah Obesitas Asal Karawang Butuh Dana untuk Operasi Lanjutan, Yuk Donasi!

Bocah Obesitas Aria Fans Berat Febri Hariyadi dan Mohamad Salah, Ingin Lihat Liverpool di Anfield

Komariah berharap, dengan kedatangan bupati, Satia akan termotivasi.

Ia juga ingin bupati memberikan bimbingan dan uluran tangan agar ia bisa mengobati putra bungsunya itu.

Sarli (60), ayah Satia, berharap pemerintah membantu putranya agar seperti anak-anak di usianya.

Sebab, hingga kini petugas kesehatan datang hanya sebatas mengecek. Janji untuk berobat ke kota tak kunjung terealisasi.

"Sekitar tiga kali datang, tapi belum juga ada solusi," katanya. Sarli menyebut, berat badan Satia naik setelah disunat saat berumur tiga tahun.

Simak 3 Tips dari Arya Permana, Bocah Obesitas yang Berhasil Turunkan Berat Badannya Hingga 91 Kg

Kian hari, nafsu makan bocah itu kian naik. "Terakhir ditimbang sekitar 97 kilogram," kata Sarli.

Satia makan enam hingga tujuh kali. Itu belum dengan ngemil, seperti bakso. Malam sebelum tidur, Satia juga kerap merengek meminta makan.

Tiap kali makan, porsi makannya pun banyak, tak seperti anak-anak pada umumya.

"Dia tidak bisa tidur terlentang, kalau tidur duduk. Punggungnya diganjal bantal," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved