Warga Rusun Komarudin Keluhkan Harga Air Yang Mahal: Airnya Bau Besi

Hal ini diungkapkan Sitanggang, satu diantara warga penghuni Rusun Komarudin Blok F. Ia mengatakan biaya perkubiknya seharga Rp 5.500 dinilai mahal

Warga Rusun Komarudin Keluhkan Harga Air Yang Mahal: Airnya Bau Besi
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di Rusun Komarudin, Jalan P Komarudin 2, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Warga di Rumah Susun (Rusun) Komarudin, Jalan P Komarudin 2, Cakung, Jakarta Timur mengeluhkan harga air yang mahal.

Hal ini diungkapkan Sitanggang, satu diantara warga penghuni Rusun Komarudin Blok F. Ia mengatakan biaya perkubiknya seharga Rp 5.500 dinilai mahal olehnya. Sebab dalam sebulannya ia harus membayar Rp 350 ribu untuk air saja.

"Air di sini mahal, perkubiknya Rp 5.500. Saya di rumah ber-6, kalau satu orang tiap mandi habiskan satu bak aja sudah berapa. Makanya saya tiap bulan bayar untuk air aja bisa Rp 350 ribu," jelasnya saat ditemui di warung klontong di area Rusun Komarudin, Selasa (2/7/2019).

Sitanggang bersama warga Rusun Komarudin lainnya saat menceritakan keluh kesah mereka di warung klontong area Rusun, Selasa (2/7/2019)
Sitanggang bersama warga Rusun Komarudin lainnya saat menceritakan keluh kesah mereka di warung klontong area Rusun, Selasa (2/7/2019) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Biaya tersebut harus ia bayarkan sebelum tanggal 20 tiap bulannya berbarengan dengan biaya sewa rusun.

"Saya tinggal di lantai 2 dengan harga Rp 461 ribu. Jadi sebelum tanggal 20 itu saya harus bayar air dan sewa. Belum lagi ditambahkan biaya listik yang bisa mencapai Rp 400 ribu," tutupnya.

Tersangka Pembacok Kakak Ipar Dikenal Arogan dan Pemarah di Kampungnya

Disdik Kota Bekasi Sebut Kesalahan Jarak Zonasi Akibat Faktor Orangtua

VIDEO Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI AL di Depok

Selain itu ia menyesalkan air hasil pemurnian PT Aetra yang dinilai kurang bersih. Menurutnya air tersebut masih berbau besi.

Untuk itu, Sitanggang berharap kualitas air bisa bersih untuk biaya yang terbilang mahal. Ia juga berharap kepada Pemerintah untuk adanya subsidi terkait biaya sewa satu unit rusun. 


Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved