Beratapkan Terpal, Korban Kebakaran Tanah Abang Memilih Tinggal di Reruntuhan Rumah

"Mending tidur di rumah sendiri dibanding di pengungsian, sama saja tidurnya pakai terpal juga," ucapnya

Beratapkan Terpal, Korban Kebakaran Tanah Abang Memilih Tinggal di Reruntuhan Rumah
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah warga tampak memilih tinggal di rumahnya sendiri dengan beratapkan terpal di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Sejumlah korban kebakaran di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat menolak untuk tinggal di tenda pengungsian yang telah disiapkan.

Mereka lebih memilih kembali ke rumah mereka yang kini hanya menyisakan puing bangunan saja.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, beberapa orang pengungsi tampak memasang terpal di sisa bangunan rumah mereka yang kini sudah tidak memiliki atap.

Mereka tampak duduk dan berbaring di atas tikat pemberian dari Dinas Sosial DKI Jakarta.

Sejumlah warga tampak memilih tinggal di rumahnya sendiri dengan beratapkan terpal di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019)
Sejumlah warga tampak memilih tinggal di rumahnya sendiri dengan beratapkan terpal di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) (TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci)

Jaenal, warga RT 16/09 yang menjadi korban kebakaran menuturkan, lebih memilih kembali rumahnya lantaran tak tahan harus berdesak-desakan dengan korban lainnya di dalam tenda pengungsian.

"Mending tidur di rumah sendiri dibanding di pengungsian, sama saja tidurnya pakai terpal juga," ucapnya, Rabu (3/7/2019).

Hal senada turut disampaikan oleh Ikrom, korban lainnya, ia mengatakan, meski rumahnya telah ludes dilalap api, tapi ia enggan tinggal di tenda pengungsian.

"Enak disini, meski sudah hancur kan tetap saja rumah sendiri," ujarnya.

Wajibkan Uji Emisi Seluruh Kendaraan, Pemprov DKI Minta Bengkel Se-DKI Ambil Peran

Tensi Pertandingan Tinggi, The Jakmania dan Suporter PSS Sleman Adu Chants di Stadion Patriot

Beda Pendapat Saat Bacakan Pernyataan, Deklarasi Relawan Prabowo-Sandi di Jaksel Berujung Ricuh

Ia pun menyebut, dua orang anaknya yang menjadi penyebab utama dirinya lebih memilih untuk tinggal di rumah sendiri.

"Kalau di tempat pengungsian kasian istri sama dua anak saya harus berdesak-desakan, kalau di rumah sendiri kan enak," kata Ikrom.

Meski tidak tinggal di tenda pengungsian, namun ia mengaku tetap mendapatkan jatah makanan dari Dinas Sosial setiap harinya.

"Kalau untuk makanan tetap dapat, biasanya kami ambil sendiri di kantor RW 09," kata dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved