Pengamat Politik Sebut Menteri Muda di Kabinet Jokowi Tak Cukup Profesional Semata, Ini Analisisnya

Pengamat Politik Gun Gun Heryanto pun turut menuturkan pendapatnya terkait wacana menteri muda di Kabinet Jokowi.

Pengamat Politik Sebut Menteri Muda di Kabinet Jokowi Tak Cukup Profesional Semata, Ini Analisisnya
Instagram @jokowi
Jokowi - KH Maruf Amin 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto angkat bicara mengenai menteri muda di Kabinet Jokowi jilid kedua.

Isu mengenai menteri muda di Kabinet Jokowi itu muncul setelah adanya pernyataan Presiden RI terpilih di Pilpres 2019 tersebut yang menyatakan, tak menutup kemungkinan untuk mengisi jajaran kabinetnya dengan anak-anak muda.

Kriteria anak muda yang diinginkan Jokowi untuk menjadi menterinya merupakan sosok eksekutor handal yang memiliki manajerial kompeten, dinamis, fleksibel dan mampu mengikuti perubahan zaman dengan cepat.

Adanya isu mengenai menteri muda di Kabinet Jokowi itu kemudian menjadi perhatian publik.

Gun Gun Heryanto pun turut menuturkan pendapatnya terkait wacana menteri muda di Kabinet Jokowi.

Intip Calon Menteri Jokowi Sang Putri Pengusaha, Angela Herliani Tanoesodibjo

Beasiswa LPDP Untuk Lulusan S1 & S2 Dibuka, Cek Syarat & Panduan Daftarnya!

Hal tersebut dikatakan pengamat politik Gun Gun Heryanto saat menjadi narasumber Dialog Kompas Tv dilansir TribunJakarta.com pada Rabu (3/7/2019).

Awalnya pengamat politik menuturkan, keinginan Jokowi mengenai menteri muda di kabinet itu perlu diapresiasi.

Jokowi Widodo saat meninggalkan kantor KPU RI di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).
Jokowi Widodo saat meninggalkan kantor KPU RI di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Memang patut diapresiasi keinginannya karena kabinet perlu merepresentasikan perubahan zaman, salah satunya meregenerasi. Ini bagus untuk pemerintahan Jokowi," aku pengamat politik.

Pengamat politik menyatakan, Indonesia bisa memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk tampil tak hanya simbolik tapi substantif.

"Kalau simbolik kan hanya sekadar memberikan panggung tapi substantif itu memberikan peran untuk efisiensi," tutur pengamat politik.

Istri Sopir Jokowi - Gibran Meninggal Tertabrak Truk, Suami Kenang Kebiasaan: Suka Motoran Sendiri

Reaksi Najwa Shihab Dengar Gibran Rakabuming Ungkap Putranya Jatuh: Ya Allah Jan Ethes

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved