Tiga Hari Pascakebakaran di Tanah Abang, Warga Mulai Bangun Rumahnya Lagi

Ada yang memulainya dengan memperbaiki atap dan ada juga yang memulainya dengan memperbaiki dinding rumah yang ludes terbakar.

Tiga Hari Pascakebakaran di Tanah Abang, Warga Mulai Bangun Rumahnya Lagi
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Warga yang tampak mulai kembali membangun rumahnya yang sempat ludes terbakar dilalap api di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Hari ketiga pascakebaran di Jalan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa orang korban tampak mulai kembali membangun tempat tinggalnya yang sempat ludes dilalap api.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, mereka sedikit demi sedikit mulai mencicil membangun rumahnya

Ada yang memulainya dengan memperbaiki atap dan ada juga yang memulainya dengan memperbaiki dinding rumah yang ludes terbakar.

Ido (56) salah satunya, warga RT 16/09 ini mengaku mulai membangun rumahnya menggunakan dana pinjaman.

"Ini pakai uang sendiri, pinjam teman. Bangunnya juga nyicil dari genteng biar bisa dipakai neduh dulu," ucapnya.

"Besok baru tembok dan yang lainnya menyusul," tambahnya.

Memasuki Hari Ketiga, Tim Dukungan Psikososial Dampingi Anak Korban Kebakaran di Tanah Abang

Sementara itu, Jaenal, korban kebakaran lainnya, memilih membangun kembali rumahnya dengan batu bekas rumahnya yang terbakar lantaran tak memiliki biaya lebih.

"Untuk sementara bangun rumah pakai batu bata bekas dulu karena enggak ada biaya, yang penting ada tempat buat tidur dulu," ujarnya.

Ia pun berharap, pemerintah memberikan bantuan agar dirinya kembali bisa membangun rumah yang layak untuk dirinya tinggal bersama keluarganya.

"Yaa berharap banget yaa pemerintah mau kasih bantuan untuk saya bangun rumah, katanya kan pro rakyat," kata Jaenal.

Sebelumnya, kebakaran sempat melanda pemukiman padat di kawasan Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kejadian ini terjadi pada Minggu (30/6/2019) subuh sekira pukul 04.40 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sebanyak 66 bangunan semi permanen ludes terbakar.

Bangunan yang terbakar itu terdiri dari 34 rumah dan 32 toko yang sebagian besar hanya terbuat dari kayu dan seng.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved