Wajibkan Uji Emisi Seluruh Kendaraan, Pemprov DKI Minta Bengkel Se-DKI Ambil Peran

Masyarakat yang hendak mengajukan izin usaha bengkel, nantinya akan diminta untuk menyediakan alat uji emisi sebagai salah satu persyaratan.

Wajibkan Uji Emisi Seluruh Kendaraan, Pemprov DKI Minta Bengkel Se-DKI Ambil Peran
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih di JSChive, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan menerapkan kebijakan wajib uji emisi bagi seluruh kendaraan di DKI Jakarta pada tahun 2020 mendatang.

Menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melibatkan berbagai instrumen dalam penerapan kebijakan tersebut, termaksud bengkel-bengkel di Ibu Kota.

"Nanti kami ingin mengajak bengkel-bengkel yang beroperasi di Jakarta. Kan bengkel kan keahliannya di bidang otomotif. Kita akan minta untuk semua yang berstatus bengkel otomotif itu, menyediakan layanan uji emisi melalui perizinan usahanya," kata Andono, Rabu (3/7/2019).

Dijelaskan oleh Andono, bahwa pihaknya telah melakukan perhitungan terhadap upaya implementasi uji emisi tersebut.

Menurutnya, dari banyaknya jumlah kendaraan bermotor di Jakarta, jika dalam setahun bengkel-bengkel bekerja dalam 300 hari maka ia membutuhkan sekitar 933 pelaksana uji emisi.

Ia pun menyebut bahwa baru ada 155 bengkel yang terintegrasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Oleh sebab itu, nantinya pihaknya akan meminta seluruh bengkel di DKI untuk menyediakan alat uji emisi tersebut.

"Kalau setahun dia bekerja 300 hari, kita masih perlu 933 pelaksana atau bengkel. Makanya kemarin Pak Gub bilang kita masih kurang 700 lagi, karena kita punya 155 yang sudah teregritrasi di dinas LH," kata dia.

Beda Pendapat Saat Bacakan Pernyataan, Deklarasi Relawan Prabowo-Sandi di Jaksel Berujung Ricuh

Jasad Driver Ojek Online di Kebayoran Lama Diduga Sudah 3 Hari Membusuk

Jaksa Tolak Pembelaan Terdakwa Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Masyarakat yang hendak mengajukan izin usaha bengkel, nantinya akan diminta untuk menyediakan alat uji emisi sebagai salah satu persyaratan.

Selain itu, Pemprov DKI akan mengintegrasikan bengkel-bengkel penyedia layanan uji emisi dengan sebuah aplikasi dari Dinas LH yang bernama e-uji emisi.

Aplikasi tersebut, akan memudahkan masyarakat mencari bengkel terdekat untuk melakukan uji emisi.

"Nanti diintergrasikan dengan sistem aplikasi kami, e-uji emisi. Itu kan aplikasi dinas LH untuk mempertemukan antara masyarakat yang punya kendaraan, yang ingin mengujikan emisi dengan lokasi pelaksana uji emisi, searching di situ mana bengkel terdekat uji emisi. Dan itu bengkel yang sudah teregistrasi dengan sistem ini, hasil uji emisi sudah langsung masuk ke database kita. Nanti database itu yang digunakan sebagai big data analytic," bebernya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved