Breaking News:

Warga Mulai Bersihkan Rumah yang Terbakar di Kuningan Barat Jakarta Selatan

Warga Kuningan Barat tampak mulai membersihkan sekitar lokasi kebakaran yang melanda belasan rumah mereka.

Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Para warga tampak mengangkuti puing reruntuhan pascakebakaran di RT 002 RW 04 Kuningan Barat pada Rabu (3/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Warga Kuningan Barat tampak mulai membersihkan sekitar lokasi kebakaran yang melanda belasan rumah mereka.

Tampak warga, sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), maupun petugas Dinas Lingkungan Hidup turut mengambil reruntuhan bangunan.

Mereka silih berganti masuk menembus garis kuning polisi di sekitar lokasi.

Pengurus RW 004, Igo, mengatakan warga yang terdampak pascakebakaran dialihkan ke masjid untuk mengungsi.

Sementara tak jauh dari tempat pengungsian telah dibangun posko bantuan untuk korban kebakaran.

Para warga tampak mengangkuti puing reruntuhan pascakebakaran di RT 002 RW 04 Kuningan Barat pada Rabu (3/7/2019).
Para warga tampak mengangkuti puing reruntuhan pascakebakaran di RT 002 RW 04 Kuningan Barat pada Rabu (3/7/2019). (Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Igo melanjutkan untuk pemulihan permukiman membutuhkan waktu yang lama.

"Untuk pulih kembali kondisi permukiman sekira sebulanan. Sekitar dua sampai tiga minggu, warga sudah mulai menata rumahnya," bebernya di lokasi pada Rabu (3/7/2019).

Menurut Kepala Seksi Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Mampang Prapatan, Kris Darmanto, pihaknya akan mencatat terkait dengan kelengkapan surat kepemilikan rumah dari para korban.

Para warga tampak mengangkuti puing reruntuhan pascakebakaran di RT 002 RW 04 Kuningan Barat pada Rabu (3/7/2019).
Para warga tampak mengangkuti puing reruntuhan pascakebakaran di RT 002 RW 04 Kuningan Barat pada Rabu (3/7/2019). (Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

"Kita data dulu kepemilikan tanahnya seperti apa. Kalau seandainya masih punya sertifikat, itu masih bisa diurus izin membangunnya nanti," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved