Breaking News:

Dua Nama Cawagub DKI Jakarta, PSI: Bukan buat PSI, tapi buat warga DKI Jakarta

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest, menyebut PSI enggan memberi penilaian terhadap dua kandidat tersebut.

tribunnews
Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, bakal Cawagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Koalisi Gerindra-PKS telah mengajukan dua nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dua nama tersebut di antaranya Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest, menyebut PSI enggan memberi penilaian terhadap dua kandidat tersebut.

Menurutnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini paham betul terkait batas wilayahnya.

"Sehingga PSI tidak akan sentuh nama itu. Kami menganggap, itu kembali ke kebijaksanaan pengusung pak Anies-Sandi," kata Rian, sapaannya, di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

PSI, lanjutnya, hanya meminta tolong kepada DPRD agar melakukan debat Cawagub DKI Jakarta.

"Yang kami minta adalah tolong buat lebih transparan. Bukan untuk PSI, tapi buat warga DKI Jakarta," tegasnya.

Kantor PSI Siap Jadi Wadah Debat Cawagub DKI Jakarta

Maksud transparannya, kata Rian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) harus memiliki tata tertib (tatib) yang jelas.

"Saya kira dimulai dari partai pengusung dulu. Begitu partai pengusung sudah jelas paparannya, jangan sampai keputusan itu tidaa ada prosesnya," tutur Rian.

"Jangan sampai sekadar diskusi-diskusi di luar gedung DPRD, mungkin sarat kepentingan, tiba-tiba pilih, tapi tidak jelas prosesnya. Tapi, kalau kami bisa sampaikan dulu kepada teman-teman Gerindra-PKS, buat paparan dulu saja," lanjutnya.

Sebelumnya, Gerindra-PKS sudah membuat dan membuka fit and proper test menyoal Cawagub tersebut.

Namun, kata Rian, hal tersebut bersifat intelijen alias tidak terbuka untuk publik.

"Bahkan lebih enak kalau teman-teman Gerindra-PKS sudah ada proses di dalam, tinggal dibuka saja. Tentu dengan tetap menjaga kerahasiaan pribadi seperti penyakit dan lainnya," imbuh Rian.

"Tapi soal gagasan, tugas, dinamika, itu jadi bagian yang sangat penting diketahui warga DKI Jakarta," sambungnya.

Sebab, kata Rian, Cawagub ini juga harus lolos dari penilaian warga DKI Jakarta.

"Habis itu, DPRD bisa menimbang penilaian masyarakat Jakarta, Anies Baswedan berhak tahu siapa wakil-wakilnya dan latar belakangnya bagaimana," ucapnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved