Guru Diintimidasi Lapor Dugaan Pungli Mengaku Didatangi Inspektorat Minta Diselesaikan Kekeluargaan

Tak hanya itu, Rumini bahkan mengungkapkan perbedaan sikap dari wali murid yang mulanya mendukung pengungkapan kasus dugaan pungli itu.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Rumini mengaku didatangi dengan utusan langsung Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, yang menurunkan tim dari Inspektorat untuk menginvestigasi kasus dugaan pungli di SDN Pondok Pucung 2.

Tim pemeriksaan khusus (riksus) yang dipimpin oleh Auditor Muda Inspektorat Tangsel, Sulhan, sudah dua kali menyambangi Rumini di rumahnya di bilangan Jakarta Selatan.

Namun dalam pertemuan mereka, Rumini mengatakan, Sulhan berupaya untuk mengajak Rumini menyelesaikan dugaan pungli yang diprotesnya secara kekeluargaan alias ngajak "damai".

Setelah melaporkan kasus itu ke Polres Tangsel, Rumini membuka ajakan "damai" itu secara terus terang ke awak media.

"Inspektorat turun, tetapi mereka meminta kekeluargaan, jujur, dua kali turun, dia minta kekeluargaan, tetapi tetap saya minta independensi," jelas Rumini, Kamis (4/7/2019).

Guru Honorer yang Diintimidasi dan Dipecat, Lapor Polisi Soal Dugaan Pungli di SDN Pondok Pucung 2

Tak hanya itu, Rumini bahkan mengungkapkan perbedaan sikap dari wali murid yang mulanya mendukung pengungkapan kasus dugaan pungli itu.

Rumini menduga, pihak Inspektorat sudah bekerja sama dengan semua pihak termasuk guru dan komite untuk membungkam wali murid.

"Kemudian menyambangi beberapa orang tua murid tetapi sudah dikondisikan. Yang tadinya menyuarakan secara frontal masalah pungutan-pungutan yang terjadi di sekolah sampai kami dapat semua barang bukti, tapi ternyata saat Inspektorat turun semua sudah dikondisikan," ujarnya.

Dari hal yang ia alami sendiri terkait sikap Inspektorat, Rumini menyampaikan pesan khusus kepada Airin sebagai pengutus tim riksus itu.

Ia berharap Airin bisa turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat praktik pungli yang diprotesnya.

LPSK Pastikan Lindungi Rumini, Guru yang Bongkar Kasus Dugaan Pungli di SDN Pondok Pucung 2 Tangsel

"Kalau bisa Bu Airin terjun langsungg ke lapangan melihat langsung banyaknya murid yang dibebankan pungutan pungutan," ujarnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Sulhan juga sudah dikondirmasi terkait ajakan "damai" itu.

"Kalau kita kan audit, itu mah istilahnya bukan kami, kami yg penting secara fakta menggali informasi nanti kita ramu," ujar Sulhan saat dikonfirmasi sebelumnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved