Mafia Bola

Jaksa Tuntut Joko Driyono 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Hal itu disampaikan Jaksa dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Kamis (4/7/2019).

Jaksa Tuntut Joko Driyono 2 Tahun 6 Bulan Penjara
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Terdakwa kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor Liga Indonesia, Joko Driyono, di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Joko Driyono alias Jokdri dengan hukuman dua tahun enam bulan penjara.

Jaksa menilai mantan Plt Ketua Umum PSSI itu terbukti bersalah lantaran telah merusak barang bukti terkait pengaturan skor Liga Indonesia.

Hal itu disampaikan Jaksa dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Kamis (4/7/2019).

"Menuntut Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Joko Driyono dengan pidana penjara selama dua tahun enam bulan dikurangi masa penangkapan dan penahanan terdakwa," kata Jaksa Sigit Hendradi di persidangan.

Jelang Pembacaan Tuntutan, Kuasa Hukum Joko Driyono Sebut Sederet Fakta dari 5 Dakwaan JPU Lemah

Jaksa menilai Jokdri terbukti secara sah dan meyakinkan telah merusak dan menghilangkan barang-barang yang akan digunakan untuk pembuktian.

Jokdri pun dinilai terbukti melanggar Pasal 235 Jo Pasal 233 Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Saat menyusun tuntutannya, Jaksa mempertimbangkan beberapa hal, baik yang meringankan maupun memberatkan Jokdri.

Dalam hal meringankan, Jokdri dianggap mengakui perbuatannya dan bersikap sopan.

Sementara, sikap Jokdri yang dinilai mempersulit penyidikan oleh Satgas Anti Mafia Bola menjadi hal yang memberatkan.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved