Mafia Bola

Jelang Pembacaan Tuntutan, Kuasa Hukum Joko Driyono Sebut Sederet Fakta dari 5 Dakwaan JPU Lemah

Penasehat Hukum Jokdri, sebutan akrab Joko Driyono, Mustofa Abidin berharap tidak ada lagi penundaan sidang dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Jelang Pembacaan Tuntutan, Kuasa Hukum Joko Driyono Sebut Sederet Fakta dari 5 Dakwaan JPU Lemah
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Terdakwa kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor, Joko Driyono, tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Pasar Minggu, Selasa (2/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Persidangan terdakwa Joko Driyono terkait kasus perusakan dan pencurian barang bukti bakal kembali bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, dengan agenda pembacaan tuntutan pada Kamis (4/7/2019).

Penasehat Hukum Jokdri, sebutan akrab Joko Driyono, Mustofa Abidin berharap tidak ada lagi penundaan sidang dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sehingga, lanjut Mustofa, JPU Sudah bisa membacakan tuntutannya di persidangan.

"Saya berharap ini sudah penundaan ketiga, sehingga tidak ada lagi penundaan," ujarnya kepada Wartawan pada Kamis (4/7/2019).

Pasalnya, apabila persidangan kembali ditunda masa penahanan Joko Driyono akan habis.

Jaksa Belum Selesaikan Tuntutan, Sidang Joko Driyono Ditunda Lagi

Mustofa mengatakan masa habis per tanggal 24 Juli 2019.

"Kalau menunda-nunda batas penahanan Jokdri sudah mau habis. Bila tidak segera diselesaikan maka Jokdri lepas demi hukum bisa saja terjadi," lanjutnya.

Apabila masa penahanannya habis maka Mantan Ketua Umum PSSI tersebut dikeluarkan dari tahanan namun perkara tetap berjalan.

Mustofa optimistis bahwa fakta-fakta yang dibeberkan di persidangan lemah untuk dapat dibuktikan.

"Kami masih tetap pendirian bahwa fakta-fakta persidangan dari 5 dakwaan JPU sangat lemah dibuktikan. Artinya nanti kita sudah prediksi jaksa mengatakan mungkin salah satu pasal dilakukan oleh terdakwa tapi dari kami akan ulas semua," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved