Pilpres 2019

Pemilu 2019 Selesai, Ahli Waris Anggota KPPS di Jakarta Timur Belum Terima Dana Santunan 

Informasi dana santunan cair satu bulan lagi itu disampaikan KPU Jakarta Timur kepada pihak keluarga

Pemilu 2019 Selesai, Ahli Waris Anggota KPPS di Jakarta Timur Belum Terima Dana Santunan 
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ali Azhari (61) saat ditemui di kediamannya, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Dana santunan bagi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 hingga kini belum sepenuhnya cair.

Ali Azhari (61), ayah almarhum anggota KPPS TPS 68 Kelurahan Rawabunga, Ahmad Farhan (34) mengaku hingga kini istri almarhum anaknya belum menerima dana santunan.

"Belum turun. Kata mereka (KPU), dana santunan turun tanggal 25 Juni. Tapi ternyata mundur, katanya satu bulan lagi baru turun," kata Ali di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (4/7/2019).

Informasi dana santunan cair satu bulan lagi itu disampaikan KPU Jakarta Timur kepada pihak keluarga mewakili KPU RI.

Ali menuturkan menantunya yang jadi ahli waris sudah menyerahkan seluruh persyaratan yang diminta KPU RI kepada KPU Jakarta Timur sejak Rabu (29/5/2019).

"Yang menyampaikan KPU Jakarta Timur. Katanya 1 bulan lagi, itu juga belum pasti turun benar turun 1 bulan lagi atau enggak," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Arief Budiman menyebut pihaknya mengupayakan dana santunan yang disetujui Kementerian Keuangan itu cair sebelum tanggal 22 Mei.

Uang sebesar Rp 36 juta bagi anggota yang meninggal dan cacat permanen, Rp 16,5 juta untuk yang mengalami luka berat, dan Rp 8,25 juta bagi yang mengalami luka sedang diserahkan lewat transfer.

"Pokoknya kita Ingin secepatnya lah ya, jangan sampai nanti pemilunya sudah tuntas, santunannya belum. Segera diberikan kalau bisa jauh sebelum tanggal 22 (Mei)," tutur Arief, Jumat (3/5/2019).

Per tanggal 10 Mei 2019 ada 17 anggota KPPS jajaran KPU Jakarta Timur yang meninggal akibat kelelahan menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

Komisioner KPU DKI Divisi SDM Deti Kurniawati mengatakan baru dua ahli waris anggota KPPS jajaran KPU DKI yang menerima santunan secara simbolis.

Anggota Pansus: Ada Dua Kemungkinan Mekanisme Cawagub DKI Bisa Terpilih di Paripurna

Galih Ginanjar Kepikiran Cerita Vicky Prasetyo di Penjara, Uya Kuya Malah Penasaran

Dia menyebut penyerahan dana santunan bagi ahli waris anggota KPPS yang meninggal ditarget rampung tanggal 25 Juni 2019, namun hal itu gagal.

"Tanggal 25 juni 2019 untuk wilayah DKI, semoga semuanya clear dan mendapatkan haknya. Tapi saya belum dapat kepastian dari KPU RI-nya," kata Deti, Jumat (14/6/2019).

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved