PSI: Jangan Sampai Pemilihan Wagub DKI Jakarta Tidak Transparan

"PSI ingin memastikan kualitas demokrasi terjaga. Akan lebih adil jika warga Jakarta tidak merasa seperti disodorkan kucing dalam karung," kata Rian

PSI: Jangan Sampai Pemilihan Wagub DKI Jakarta Tidak Transparan
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest, saat memberi keterangan kepada Wartawan, di di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest, mengatakan proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta tidak transparan.

Rian, sapaannya, menyatakan hal tersebut berpotensi melahirkan politik transaksional di belakang layar.

"PSI ingin memastikan kualitas demokrasi terjaga. Akan lebih adil jika warga Jakarta tidak merasa seperti disodorkan kucing dalam karung," kata Rian, di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

Rian melanjutkan, PSI ingin mengusulkan agar ada debat publik untuk menilai kualitas calon-calon Wagub DKI Jakarta.

"PSI mengusulkan agar ada fit and proper test," tegasnya.

Diketahui, kata Rian, koalisi Gerindra-PKS sudah mengajukan dua nama calon yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dua calon ini di antaranya Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Kalau mereka enggan mengadakan uji publik secara terbuka, demi kepentingan publik, PSI bersedia jadi fasilitator," ucap Rian.

Putaran Jalan I Gusti Ngurah Rai Dibuka, Kemacetan Diklaim Berkurang 30 Persen

Jelang Pembacaan Tuntutan, Kuasa Hukum Joko Driyono Sebut Sederet Fakta dari 5 Dakwaan JPU Lemah

Cuaca Berkabut, Kapal Nelayan Terbalik di Kepulauan Seribu

Rian menilai, pemilihan Wagub DKI Jakarta terlalu buru-buru tanpa melibatkan publik.

"Beri warga Jakarta untuk terlibat mengkritisi para calon secara terbuka," tegas Rian yang juga sebagai Juru Bicara PSI Jakarta.

"Waktu pemilihan kepala daerah juga kan dilakukan secara langsung dan terbuka," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved