Uang Sekolah di 102 SMP Swasta Tangerang Dibayarkan Pemerintah

Kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamalludin, BOP SMP swasta yakni berupa bantuan iuran sekolah siswa.

Uang Sekolah di 102 SMP Swasta Tangerang Dibayarkan Pemerintah
TribunJakarta/Ega Alfreda
Suasana daftar ulang di SMP 5 Tangerang untuk PPDB tingkat SMP sistem zonasi di Kota Tangerang, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Terhitung sejak ajaran baru tahun 2017/2018, Dinas Pendidikan Kota Tangerang telah mencanangkan program Biaya Operasional Pendidikan (BOP) SMP Swasta.

Kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamalludin, BOP SMP swasta yakni berupa bantuan iuran sekolah siswa.

"Di mana para siswa, tak perlu lagi membayar SPP setiap bulan, sebab sudah dibayarkan oleh pemerintah," ujar Jamalludin, Kamis (4/7/2019).

Jadi, kata dia, para siswa didik dan calon siswa didik tak ada alasan untuk putus sekolah karena biaya SPP yang telat atau tidak mampu bayar.

Sebab, Pemkot melalui kebijakannya membayar ke sekolah sesuai dengan jumlah siswa yang ada di sebuah SMP swasta.

"Kehadirannya tak lain sebagai upaya meringankan beban wali murid dan menjamin pendidikan bagi anak-anak, yang merupakan wujud dari Program Tangerang Cerdas," papar Jamalludin.

Untuk tahun 2019, jumlah SMP Swasta yang ikut dalam program BOP SMP Swasta berupa bantuan iuran sekolah siswa yang tersebar di 102 sekolah tingkat SMP Swasta.

Sekolah tersebut tersebar di 13 Kecamatan yang terbagi dalam empat rayon.

Ayah Cabuli Anak Asuhnya, Mayat Bayi Hasil Hubungan Terlarang Sempat Dikubur di Pot Tanaman Halaman

Pengakuan Farhat Abbas Mau Tangani Kasus Viral Ikan Asin, Singgung Ada Persaingan Ini di Baliknya

Kantor PSI Siap Jadi Wadah Debat Cawagub DKI Jakarta

"Bagi siswa yang masuk ke SMP swasta dan telah ikut dalam program BOP maka biaya SPP bulanan tak lagi dibayarkan sebab sudah ditanggung oleh Pemkot Tangerang," terangnya.

Ia mengatakan bagi siswa yang tidak masuk SMP negeri dari jalur PPDB zonasi kemarin tidak perlu berkecil hati karena masih bisa bersekolah di SMP swasta yang tergabung dalam BOP.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved