Ibadah Haji 2019

446 Petugas Haji Asal Indonesia Berangkat Besok

Nantinya mereka akan bekerja selama 77 hari di kantor urusan haji daerah kerja Madinah dan Bandar Udara King Abdul Aziz.

446 Petugas Haji Asal Indonesia Berangkat Besok
TribunJakarta/Ega Alfreda
Lounge umrah di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta untuk menampung jemaah calon haji periode 2019 dari Indonesia, Jumat (5/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - 446 petugas haji asal Indonesia akan segera diberangkatkan ke Tanah Suci mulai besok, Sabtu (6/7/2019).

Ratusan petugas tersebut tergabung dalam panitia penyelenggara ibadah haji Arab Saudi 2019 yang nantinya akan membantu rakyat Indonesia selama pelaksanaan haji 2019.

Nantinya mereka akan bekerja selama 77 hari di kantor urusan haji daerah kerja Madinah dan Bandar Udara King Abdul Aziz.

Keberangkatan mereka terbagi menjadi dua kloter keberangkatan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan kode keberangkatan GA 980 dan GA 983 melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Sekretaris sektor khusus biro Ali Hijrah daerah kerja Madinah, Basnang Said menjelaskan, petugas haji kloter pertama yang berangkat ini berangkat untuk daerah kerja di Madinah.

Kloter pertama nantinya akan mempersiapkan segala sesuatu untuk kedatangan kloter calon haji pertama Indonesia.

"Kloter pertama Indonesia dari Surabaya. Nantinya para petugas akan melakukan persiapan meliputi asrama, transportasi serta hotel menginap para calon haji," jelas Said, Jumat (5/7/2019).

Lanjut Said, pemberangkatan kloter pertama haji akan dimulai pada Sabtu (6/7/2019) embarkasi dari Surabaya, Jawa Timur.

Sementara, PT Angkasa Pura juga mempersiapkan Bandara Soekarno-Hatta sebagai embarkasi dan debarkasi arus haji 2019 dengan menyediakan lounge umrah di Terminal 2D.

631 Kloter Akan Berangkat Ibadah Haji Melalui Bandara Soekarno-Hatta Mulai 7 Juli 2019

Petunjuk Untuk Jemaah Calon Haji yang Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Sebelum ke Arab

Penusukan Pria di Pantai Ancol, Pelaku Bekerja Sebagai Debt Collector

Sudah selesai revitalisasi, di dalam terminal itu mampu menampung hingga ribuan orang atau menampung hingga dua kloter secara bersamaan.

Di lounge umrah itu tersedia fasilitas toilet ekslusif, banyak musala, hingga 15 loket imigrasi Arab Saudi atau pre clereance system.

"Sampai pagi ini progresnya sudah hampir 99 persen, hanya kurang signage. Misal batas suci di musala dan lainnya. Kita persiapkan tahun haji ini dengan baik dan kita tahu even ini adalah rutin dan kita sangat dukung program pemerintah khususnya kenyamanan jemaah haji," tutur Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, Jumat (5/7/2019).

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved