Anies Baswedan: DKI Punya 27 Juta Penduduk Lansia di 2020

Anies mengatakan, adanya peningkatan jumlah lansia di Ibu Kota menandakan terbangunnya kesehatan manusia secara lebih positif

Anies Baswedan: DKI Punya 27 Juta Penduduk Lansia di 2020
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka workshop Kesehatan Lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa ada sebanyak 23 juta penduduk DKI Jakarta merupakan warga dengan katagori lansia di tahun 2017 silam.

Jumlah ini, diperkirakan akan mengalami peningkatan pada tahun 2020 mendatang.

Hal ini ia ungkapkan ketika membuka acara workshop Kesehatan Lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 bersama dengan Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek, di Gedung Balai Kota DKI Jakarta pagi ini.

"Menurut catatan yang kami miliki dari Kementerian Kesehatan, di tahun 2017 terdapat 23 juta penduduk lansia atau sekitar 9 persen. Dan diproyeksikan tahun 2020, kita akan memiliki 27 juta penduduk lansia. Jumlahnya bertambah, ini memberikan penanda bahwa pembangunan manusia di Indonesia menunjukkan angka positif," kata Anies dalam sambutannya, Jumat (5/7/2019).

Anies mengatakan, adanya peningkatan jumlah lansia di Ibu Kota menandakan terbangunnya kesehatan manusia secara lebih positif.

Semakin banyak masyarakat hidup dengan usia yang lanjut, maka Anies menyimpulkan bahwa kesehatan masyarakat pun jauh lebih baik.

"Itu patut disyukuri. Tapi PR nya, kemudian bagaimana kita menggelola ini. Karena tanpa ada pengelolaan yang baik, perencanaan nasional yang baik, kita mungkin akan mengalami masalah-masalah yang dialami beberapa bangsa, yang sering disebut dengan istilah the silvering society," katanya.

Anies menuturkan bahwa penting bagi masyarakat di DKI untuk menyiapkan sebuah sistem jaminan sosial untuk hari tuanya.

Orang nomor satu di Jakarta itu, juga menyinggung soal program kartu Jakarta lansia.

Lewat program tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan khusus kepada masyarakat lanjut usia yang bisa dipergunakan untuk keperluan sehari-hari.

Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Jumat (5/7/2019).

Ketua Umum Persitara Menolak Rencana Anies Baswedan Buat Jersey Persija untuk PNS DKI

"Karena di tempat kita,banyak kasus dimana warga lansia tidak tertangani. Hal-hal mudah sekarang kita mulai dengan Kartu Jakarta Lansia. kartu itu kita berikan kepada mereka yang secara sosial ekonomi itu memiliki keterbatasan, sehingga mereka dapat uang tunai dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, di samping perawatan untuk kesehatannya sendiri," ungkapnya.

Lewat workshop tersebut, Anies berharap lahir terobosan-terobosan baru yang bisa mensejahterakan masyarakat lanjut usia di masa depan.

Ia menginginkan, agar peringatan hari lansia bukan hanya sekedar peringatan seremoni saja melainkan sebagai sesuatu yang bermakna dengan lahirnya perubahan-berubahan baru tersebut.

"Insya Allah workshop ini memberikan manfaat terobosan-terobosan. Dan saya menganjurkan kepada kita semua. Setiapkali ada peringatan, jangan dijadikan semata-mata sebagai rutinitas. Saya harap ini peringatan yang benar-benar kita ingat bahwa masalah lansia harus kita siapkan solusinya dengan baik," beber Anies.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved