Di Jakarta Timur, Sarang Tawon Vespa Affinis Paling Banyak Bersarang di Kecamatan Cipayung

Sejak tanggal 1 hingga 5 Juli 2019 ini, Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur sudah tiga kali mengevakuasi sarang Vespa Affinis

Di Jakarta Timur, Sarang Tawon Vespa Affinis Paling Banyak Bersarang di Kecamatan Cipayung
Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat mengevakuasi sarang Tawon Vespa Affinis di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur tak hanya sibuk memadamkan api, tapi juga mengevakuasi sarang Tawon Ndas atau Vespa Affinis.

Meski terkesan sepele, nama Vespa Affinis santer diperbincangkan awal tahun ini karena dalam waktu dua tahun tercatat dua warga Kabupaten Klaten meninggal akibat sengatannya yang beracun.

Sejak tanggal 1 hingga 5 Juli 2019 ini, Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur sudah tiga kali mengevakuasi sarang Vespa Affinis berdasarkan permintaan warga yang melapor.

"Periode bulan Januari-Juni 2019 ini kita sudah mengevakuasi 129 sarang Tawon Ndas. Paling banyak periode bulan Maret, ada 45 permintaan evakuasi sarang Tawon Ndas," kata Gatot di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2019).

Bila dirinci, dari 10 Kecamatan di Jakarta Timur, Cipayung jadi peringkat pertama dengan jumlah evakuasi 31 sarang Tawon Vespa Affinis.

Disusul Duren Sawit, Kramat Jati, dan Ciracas yang sama-sama tercatat 17 kasus evakuasi, Cakung, Makasar, dan Pasar Rebo dengan 12 kasus evakuasi.

"Untuk Kecamatan Pulogadung 5 kasus evakuasi, Jatinegara 4 kasus, dan Kecamatan Matraman 2 kasus evakuasi," ujarnya.

Meski sengatan Vespa Affinis dalam jumlah banyak dapat merenggut nyawa bila tak ditangani dalam waktu cepat.

Garuda Indonesia Siap Berangkatkan 111.071 Calon Haji: Catat Tanggal Embarkasi dan Debarkasinya

Daftar Zodiak yang Paling Mempesona, Aries Buat Orang Lain Ingin Selalu Ada di Dekat Mereka

Suhu di Arab Saat Ibadah Haji Sampai 50 Derajat, Ini Imbauan Kemenag Tangerang

Gatot menuturkan belum ada koordinasi dengan Dinas terkait untuk menanggulangi populasi Tawon Vespa Affinis di Jakarta Timur.

Beruntung sejauh ini belum ada personel Sudin PKP Jakarta Timur yang terluka karena sudah terlatih dan mengenakan perangkat keselamatan saat proses evakuasi.

"Untuk tawon belum ada koordinasi dengan pihak manapun. Sebab belum ada instansi yang menangani secara khusus masalah tawon," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved