Distribusi BRT ke 5 Kota, Kemenhub Perkirakan Anggaran Sampai Rp250 miliar

Daerah-daerah yang akan menggunakan BRT, kata Budi, Pemerintah Daerah (Pemda)-nya harus punya komitmen.

Distribusi BRT ke 5 Kota, Kemenhub Perkirakan Anggaran Sampai Rp250 miliar
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Bus feeder Transjakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, menyebut pihak Kemenhub perkirakan Rp250 miliar guna mengadakan Bus Rapid Transit (BRT).

Budi, sapaannya, mengatakan dana tersebut akan dipergunakan untuk lima kota di Indonesia.

"Kota Medan, Surakarta (Solo), Denpasar (Bali), Palembang, Sorong (Papua)," kata Budi, pada konferensi pers kepada Wartawan, di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Budi melanjutkan, khusus untuk Sorong masih dalam tahap pemantauan.

"Jadi, yang khusus Sorong ini masih kami lihat situasinya dulu," ucap Budi.

Saat ini, lanjutnya, pihak Kemenhub siap menambah dua kota lainnya.

"Posisi yang saat ini, kita siap ditambah Surabaya dan Yogyakarta," kata Budi.

Sementara, sambungnya, Kemenhub baru membeli BRT dari pihak terkait.

Namun, Budi tidak menjelaskan spesifik ihwal pihak terkaitnya tersebut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved