Ibadah Haji 2019

Suhu di Arab Saat Ibadah Haji Sampai 50 Derajat, Ini Imbauan Kemenag Tangerang

Kepala Kemenag Kota Tangerang, Dedi Mahfudin mengatakan pada tanggal 9 sampai 13 Zulhijah akan terjadi puncak panas di Arab Saudi sampai 50 derajat.

Suhu di Arab Saat Ibadah Haji Sampai 50 Derajat, Ini Imbauan Kemenag Tangerang
FAYEZ NURELDINE
Ilustrasi Haji. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Saat pelaksanaan ibadah haji 2019, Arab Saudi saudi diramalkan akan mempunyai suhu yang cukup ekstrem sampai 50 derajat celsius.

Dalam pelaksanaan haji, khususnya warga Tangerang, Kemenag Kota Tangerang mengimbau kepada para jemaah calon haji untuk mempersiapkan berbagai tindakan antisipasi selama menjalankan ibadah.

Kepala Kemenag Kota Tangerang, Dedi Mahfudin mengatakan pada tanggal 9 sampai 13 Zulhijah akan terjadi puncak panas di Arab Saudi sampai 50 derajat celsius.

"Diprediksi di musim haji tanggal 9, 10, 11, 12, 13 Zulhijah itu puncak panas Arab bisa sampai 50 derajat celsius. Makanya kita sering sampaikan jemaah calon haji supaya banyak minum, jangan sampai kurang minum karena bisa dehidrasi," imbau Dedi, Jumat (5/7/2019).

Pedagang Oleh-oleh Haji di Thamrin City Bisa Dapat Omzet Ratusan Juta Rupiah Saat Musim Haji Tiba

Nantinya, lanjut Dedi, semua jemaah calon haji asal Tangerang akan dibekali oleh semprotan kecil.

Fungsi dari semprotan tersebut untuk menampung air bersih dan dapat disemprotkan ke wajah apa bila merasakan panas dan menghindari kekeringan pada permukaan kulit.

"Karena di sana cuacanya kan beda sama kulit Indonesia. Nanti dikasih alat semprot tabung kecil, kalau misal agak letih semprot ke muka saja segar lagi," sambung Dedi.

Selain semprotan kecil, jemaah calon haji juga akan dibekali gelang berisi cip untuk mendeteksi keberadaan si penggunanya selama beribadah haji.

Hal itu, kata Dedi, untuk mengurangi tingkat kehilangan anggota keluarga dan kerabat saat saat melalukan ibadah haji 2019.

"Sekarang jemaah kita juga akan dilengkapi oleh gelang yang ada cipnya. Jadi untuk mendeteksi jemaah itu di mana ketika dia tersesat karena banyak kemungkinan jemaah yang engga ngerti pulang dari Masjidil Haram ke hotelnya atau sebaliknya, bisa dideteksi melalui cip itu," jelas Dedi.

Sementara, sebanyak 1936 jiwa asal Tangerang raya akan bertolak ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji 2019.

Ribuan jemaah calon haji asal Tangerang akan diberangkatkan perdana bersamaan dengan jemaah calon haji se-Banten pada Minggu (7/7/2019) sekira pukul 13.00 WIB.

Pelepasan perdana jemaah calon haji tersebut akan digelar di Masjid Raya Al-Azhom, Tangerang dan direncanakan akan dilepas langsung oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved