Wali Kota Airin Bantah Ajak 'Damai' Rumini Terkait Kasus Dugaan Pungli di SDN Pondok Pucung 2

Airin mengutus tim pemeriksaan khusus (riksus) dari Inspektorat untuk mengusut dugaan pungli dan perihal pemecatannya.

Wali Kota Airin Bantah Ajak 'Damai' Rumini Terkait Kasus Dugaan Pungli di SDN Pondok Pucung 2
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, selepas menghadiri acara Badan Pertanahan Nasional (BPN), Serpong, Jumat (5/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, membantah disebut mengutus tim Inspektorat demi mengajak Rumini (44), mantan guru honorer SDN Pondok Pucung 2 untuk menyelesaikan kasus dugaan pungli secara kekeluargaan alias "damai".

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Rumini menyuarakan dugaan pungli di mantan tempatnya mengajar.

Hampir bersamaan dengan itu, Rumini dipecat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, dengan alasan tidak cakap dalam mengajar dan beberapa alasan lainnya.

Setelah kasus itu mencuat, Airin mengutus tim pemeriksaan khusus (riksus) dari Inspektorat untuk mengusut dugaan pungli dan perihal pemecatannya.

Namun Rumini mengaku malah diajak 'damai' oleh tim riksus itu.

"Saya enggak ada perintah (kekeluargaan), enggak ada," ujar Airin kepada awak media selepas menghadiri acara Badan Pertanahan Nasional (BPN), Serpong, Jumat (5/7/2019).

Airin menegaskan menurunkan tim riksus itu untuk mendapatkan data dan fakta yang sebenar-benarnya dari berbagai pihak.

"Dari saya lakukan pemeriksaan khusus secara profesional dan data dan faktaApa yang disampaikan dicek kebenarannya, apabila terbukti maka lakukan sesuai aturan yang berlaku, apabila tidak terbukti ikuti aturan yang berlaku," jelasnya.

Warga Khawatir Pembangunan di Atas Waduk Surilang Berlanjut

Persija Tak Diperkuat Sejumlah Pilar saat Bertandang ke Borneo FC, Bertekad Permalukan Tuan Rumah

Melihat Peninggalan Pelukis Legendaris Indonesia di Jakarta Selatan

Kasus dugaan pungli itu sudah mendapat sorotan dari masyarakat luas.

Bahkan Ombudsman sudah mempersiapkan tim khusus untuk memeriksa sekolah yang menjadi percontohan nasional itu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved