Dinas Lingkungan Hidup DKI Imbau Pengendara untuk Uji Emisi Kendaraannya Setiap Enam Bulan

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggelar kegiatan uji emisi gratis untuk seluruh kendaraan bermotor berpelat DKI Jakarta

Dinas Lingkungan Hidup DKI Imbau Pengendara untuk Uji Emisi Kendaraannya Setiap Enam Bulan
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggelar kegiatan uji emisi gratis di Lapangan Banteng, Sabtu (6/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggelar kegiatan uji emisi gratis untuk seluruh kendaraan bermotor berpelat DKI Jakarta pagi ini, di Taman Lapangan Banteng Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut, digelar sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2019.

"Kegiatan hari ini memang untuk memperingati hari lingkungan hidup. Salah satu kegiatan yang diangkat, adalah uji emisi gratis. Ini sebenarnya hanya seperti campain kita kepada masyarakat tentang bagaimana mereka harus melakukan uji emisi," Kata Agung Pujo Winarko, selaku Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, di Lapangan Banteng, Sabtu (6/7/2019).

Uji emisi gratis ini, digelar sebagai salah satu bentuk kampanye Dinas Lingkungan Hidup terhadap pentingnya melakukan uji emisi.

Apalagi, saat ini kualitas udara di Jakarta sedang menurun. Agung pun mengatakan bahwa uji emisi bagi seluruh kendaraan wajib dilakukan setiap enam bulan sekali.

Digelar mulai pukul 7.00 WIB, hingga 11.00 WIB, sebanyak 38 mobil ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Menurut keterangan teknisi, dari 38 tersebut 4 diantaranya tidak lolos.

Proses Revitalisasi Trotoar Kemang Sepanjang 3 Km Telah Dimulai

Gibran Rakabuming Lebarkan Sayap Bisnis Kuliner Lewat Minuman Khas Indonesia Goola

"38 mobil yang sudah mengikuti uji emisi, 10 diantaranya merupakan kendaraan dengan bahan bakar solar. Dari 10 itu tiga tidak lolos. Sementara 28 lainnya adalah kendaraan dengan bahan bakar bensin, dan 1 kendaraan dengan bahan bakar bensin juga tidak lolos," kata salah satu teknisi.

Tidak lolosnya kendaraan tersebut dalam uji emisi, disebabkan adanya gangguan kinerja pada mesin kendaraan hingga mengeluarkan gas buang yang melebihi ambang batas.

Untuk itu, ia menyarankan agar seluruh kendaraan yang tak lolos uji emisi untuk segera dibawa ke bengkel.

Jika kinerja mesin sudah membaik, maka dianjurkan untuk kembali melakukan uji emisi.

"Sebaiknya segera diperbaiki, ke bengkel resmi. Sesudah itu, bisa kembali mengikuti uji emisi di bengkel-bengkel yang menyediakan alat uji emisi tersebut," kata Agung.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved