Masih Muda, Cantik dan Berprestasi, Ini Cerita Awal Mula Claresta Taufan Jatuh Cinta dengan Karate

Dua hingga tiga kali mengikuti kegiatan ekstrakurikuler melukis, Claresta menemukan kebosanan hingga akhirnya ia tertarik dengan karate.

Masih Muda, Cantik dan Berprestasi, Ini Cerita Awal Mula Claresta Taufan Jatuh Cinta dengan Karate
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Claresta Taufan atlet karate Indonesia berprestasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Claresta Taufan Kusumarina (23), merupakan atlet Indonesia dengan segudang prestasi dari cabang olahraga karate.

Tak hanya berprestasi, perempuan kelahiran 23 April 1996 ini juga memiliki paras yang cantik hingga tak jarang orang memandangnya bukan sebagai atlet karate.

Dijumpai TribunJakarta.com usai pembukaan Sasana Karate Dojo Renzo di Perumahan Griya Lembah Depok, Sukmajaya, Kota Depok, Claresta pun dengan senang hati bersedia menceritakan awal mula dirinya jatuh cinta dengan dunia karate.

Claresta mengatakan, sejak kecil ia memiliki ketertarikan dengan olahraga dan seni. Namun, ia lebih seni dengan mengambil kegiatan ekstrakurikuler melukis ketika duduk dibangku kelas tiga Sekolah Dasar (SD).

Dua hingga tiga kali mengikuti kegiatan ekstrakurikuler melukis, Claresta menemukan kebosanan hingga akhirnya ia tertarik dengan karate.

Resmikan Sasana Karate Dojo Renzo, Kapolri Ingin Anggotanya Punya Kemampuan Bela Diri Baik

Karate memang tak bisa dilepaskan darinya, karena ayahnya sendiri Sofyan Taufan merupakan atlet karate asal Jawa Tengah dan kakaknya pun atlet karate yang masih aktif hingga saat ini.

Kerap ikut dengan ayahnya ketika mengantar kakaknya berlatih karate, akhirnya Claresta pun membulatkan tekad untuk ikut berlatih karate.

"Aku bilang papah aku mau karate juga, disitu respon papah langsung yang yaudah bagus-bagus gitu. Dia dukung banget aku mau karate," kata Claresta di Sasana Karate Dojo Renzo, Sabtu (6/7/2019).

Singkat cerita, Claresta pun terjun ke dunia karate dan mengikuti pertandingan pertamanya ditingkat provinsi.

"Pertandingan pertama itu pas aku kelas empat SD, disitu aku mewakili kota dan alhamdulillah juara II," ujar Claresta.

Dari situ, kecintaannya terhadap dunia karate pun semakin menjadi-jadi hingga lanjut ke tingkat SMP, SMA, Universitas, hingga saat ini.

Berbagai prestasi pun telah diukir Claresta, diantaranya adalah Juara I kumite perorangan putri Silent Knight di Singapore tahun 2011 silam, Juara I kumite perorangan putri Kobe Osaka International tahun 2012 silam di Malaysia, hingga masuk ke Tim Nasional (Pelatnas) Karate Junior, Tim Karate Pon Banten, dan masih banyak yang lainnya.

Tak hanya berprestasi dibidang karate, Claresta yang telah menyandang sabuk hitam juga semakin dikenal masyarakat luas setelah menjadi presenter program olahraga disebuah stasiun televisi swasta pada tahun 2017 silam.

Saat ini, Claresta pun telah menyelesaikan pendidikan dan menyandang gelar S1 Arsitektur dari kampus ternama di Jakarta, dan semakin fokus dengan karirnya di dunia karate.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved