Perjuangan Atlet Karate Claresta Taufan, Saat Hidung Patah Namun Harus Mengikuti Sidang Tugas Akhir

Berbagai latihan fisik yang keras dan rutin, hingga pengorbanan waktu pun seakan tak bisa lepas

Perjuangan Atlet Karate Claresta Taufan, Saat Hidung Patah Namun Harus Mengikuti Sidang Tugas Akhir
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Claresta Taufan atlet karate Indonesia berprestasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Perjuangan seorang atlet dalam menorehkan berbagai prestasi, memang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Berbagai latihan fisik yang keras dan rutin, hingga pengorbanan waktu pun seakan tak bisa lepas dari perjalanan seorang atlet menuju puncak karirnya.

Perjuangan tersebut sangat dirasakan oleh Claresta Taufan Kusumarina (23), atlet karate Indonesia yang telah menorehkan berbagai prestasi ditingkat kota, provinsi, nasional, dan masih banyak lainnya.

Dijumpai TribunJakarta.com, Claresta pun senang hati menceritakan sedikit perjuangannya ketika harus bertanding dan menyusun tugas akhir untuk memperoleh gelar S1 Arsitektur dari kampusnya.

Claresta Taufan ketika dijumpai TribunJakarta.com di Sasana Karate Dojo Renzo, Sukmajaya, Kota Depok.
Claresta Taufan ketika dijumpai TribunJakarta.com di Sasana Karate Dojo Renzo, Sukmajaya, Kota Depok. (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

“Jadi ketika itu aku lagi nyusun tugas akhir, tiba-tiba papah telfon katanya aku ikut bertanding ya ada open turnamen gitu dan sudah didaftarkan,” ujar Claresta di Sasana Karate Dojo Renzo, Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (6/7/2019).

Mendengar kabar tersebut, ia pun menuruti permintaan ayahnya walaupun diakui oleh Claresta bahwa kala itu dirinya tengah jarang latihan karena kesibukannya menyusun tugas akhir.

Dengan persiapan yang kurang matang, Claresta pun mengikuti pertandingan dan mengalahkan para lawannya hingga mendekati babak final.

Namun sayang, Claresta bertemu lawan yang cukup tangguh dan berhasil menepis pukulannya dan balik menyerang kearah muka Claresta.

Akibat serangan balik kearah wajah tersebut, hidung Claresta pun langsung mengeluarkan darah dan ia diminta untuk ke ruang medis memeriksa lukanya tersebut.

Halaman
123
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved