20 Kepala Keluarga Korban Kebakaran di Cipinang Ajukan Diri Pindah ke Rusun Jatinegara Kaum

Lurah Cipinang Besar Selatan Farida mengatakan hingga sore tadi tercatat 20 KK mengajukan diri agar dapat pindah hunian

20 Kepala Keluarga Korban Kebakaran di Cipinang Ajukan Diri Pindah ke Rusun Jatinegara Kaum
TribunJakarta.com/Bima Putra
Warga Cipinang Besar Selatan saat mengambil bantuan baju yang diberikan di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tawaran Pemprov DKI kepada 48 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di RT 10/RW 07 Kelurahan Cipinang Besar Selatan pada Sabtu (6/7/2019) untuk pindah ke Rusun disambut baik warga.

Lurah Cipinang Besar Selatan Farida mengatakan hingga sore tadi tercatat 20 KK mengajukan diri agar dapat pindah hunian dari bantaran Kali Cipinang tempat mereka bermukim sebelumnya.

"Sudah ada sebagian yang mengajukan. Sampai sore tadi yang sudah datang mendaftar ada 20 KK. Kalau menurut Sudin Perumahan itu dipindah ke Rusun Jatinegara Kaum," kata Farida di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/7/2019).

Meski sudah mengajukan diri, Farida menuturkan mereka harus melalui proses verifikasi yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Dia juga menyebut tak ada paksaan bahwa warga 48 KK yang terdiri dari 147 jiwa itu harus pindah ke Rusun Jatinegara Kaum.

"Tetap ada proses verifikasinya, nanti dari Sudin Perumahan Jakarta Timur ke Sudin Perumahan DKI. Kalau yang bukan pemilik rumah ya enggak bisa pindah," ujarnya.

Untuk sekarang, Farida menyebut 147 jiwa pengungsi korban kebakaran yang sebabnya belum diketahui itu masih bermalam di SDN 03/04 Cipinang Besar Selatan.

Mereka bermalam di tiga tenda yang didirikan Sudin Sosial Jakarta Timur di halaman sekolah sejak hari kejadian musibah terjadi.

Wali Kota Jakarta Selatan Ingatkan Para Jemaah yang Telah Haji untuk Bersikap Proporsional

Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Kelurahan Cipinang Besaran Selatan Disiagakan Selama Seminggu

Sebelumnya, Ketua RW 07 Masfur Mufti mengatakan kebanyakan warga berharap Pemprov DKI memberi bantuan materil agar mereka dapat membangun rumahnya kembali.

Harapan kian besar setelah Gubernur DKI Anies Baswedan memberi uang Rp 50 juta sebagai modal awal warga membangun rumahnya.

"Diharapkan bangunan bisa di-recovery ya, supaya bangunan jadi lebih bagus. Bantuan untuk recovery bangunan ini yang kami harapkan," tutur Masfur.

Sebagai catatan, pada beberapa berita sebelumnya TribunJakarta.com menulis ada 47 KK yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Kini, Farida memastikan jumlah KK yang terdampak kebakaran pada Sabtu (6/7/2019) sekira pukul 04.50 WIB itu sebanyak 48 KK. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved