Jadi Kota Metropolis, PAD Sektor Jual Beli Tanah dan Bangunan di Bekasi Terus Meningkat

Pada 2018 misalnya, dari target Rp 400 miliar, realisasi yang dicapai melampaui target dengan memperoleh Rp 454 miliar.

Jadi Kota Metropolis, PAD Sektor Jual Beli Tanah dan Bangunan di Bekasi Terus Meningkat
KOMPAS.COM/Anggita Muslimah
Pedestrian di depan Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Bekasi Ade Ardiansyah meyakini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari sektor kepengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terus meningkat.

Hal ini disebabkan Kota Bekasi merupakan kota metropolitan, perkembangan bisnis properti dewasa ini membuat potensi PAD dari sektor tersebut mengalami tren kenaikan dari tahun ke tahun.

"Kota Bekasi merupakan kota metropolitan, sangat menjanjikan investor properti datang ke sini, dari 12 Kecamatan yang ada seluruhnya memiliki potensi menyumbang BPHTB," kata Ade disela acara peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor IPPAT Kota Bekasi, Senin (8/7/2019).

Setiap tahunnya kata Ade, BPHTB yang disetor ke pemerintah daerah mengalami surplus sebesar 15 sampai 20 persen.

Pada 2018 misalnya, dari target Rp 400 miliar, realisasi yang dicapai melampaui target dengan memperoleh Rp 454 miliar.

"Kami yakin tahun 2019 ini pemerintah menargetkan Rp 440 miliar dapat dipenuhi bahkan bisa melampaui, perkiraan realisasi 2019 BPHTB mencapai Rp 500 miliar," imbuhnya.

Pemerintah Kota Bekasi Bantu Bangun Kantor Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah

Pihaknya jug sangat mengapresiasi langkah baik pemerintah dengan memberikan bantuan untuk pembangunan gedung kantor IPPAT Kota Bekasi berupa, peminjaman lahan. Gedung kantor ini nantinya akan dibangun empat lantai dengan anggaran Rp 1,5 miliar.

"Jumlah anggota kita ada 380 orang, pembangunan gedung kantor ini akan menggunakan dana kas dari IPPAT," ujar dia.

Sementara itu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya mengapresiasi kenerja dari IPPAT yang secara langsung membantu peningkatan PAD Kota Bekasi dari sektor BPHTB.

"Lahan ini kita pinjampakaikan untuk IPPAT karena kalau hibah prosesnya cukup sulit ya, tapi sementara ini kita sangat apresiasi atas kontribusi merek terhadap PAD," ujar pria yang akrab disapa Pepen.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved