Breaking News:

Anak-anaknya Terancam Tak Bisa Sekolah, Warga Rusunawa Marunda Minta Dikhususkan

Para orang tua ini meminta pemerintah memberikan akses khusus supaya anak-anak Rusunawa Marunda bisa masuk di tiga sekolah tersebut

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
SDN 05 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. 

Sebab, anaknya masih berusia 6 tahun 5 bulan. Kendati demikian, Karjono bersikeras supaya anaknya bisa masuk sekolah tahun ini karena cemas usia anaknya di tahun depan akan lebih tua dari calon siswa lainnya di tahun depan.

"Iya kan umur anak saya 6 tahun 5 bulan, kalo susah masuk kan di tahun berikutnya udah tua," ucap Karjono saat ditemui Selasa (9/7/2019).

Warga relokasi Kalijodo itu juga mengaku anaknya sudah sangat ingin sekolah karena melihat teman sebayanya diterima masuk di tiga sekolah itu.

"Kemauan anak sudah pengen sekolah. Kan udah TK, udah wisuda, teman-temannya kan udah sekolah," kata Karjono.

Karjono juga mengaku enggan mendaftar ke sekolah swasta karena keberatan akan biayanya.

Pria yang bekerja sebagai sekuriti itu memiliki pendapatan Rp 3,9 juta per bulannya, sementara ia harus menghidupi empat orang anak dan istrinya.

Tanah Retak di Tangerang yang Viral Butuh Perhatian Pemerintahan Daerah

Pemain Persib Bandung Mendapat Pengawalan Ketat saat Datangi SUGBK

Ia juga enggan mendaftarkan anaknya ke sekolah lain karena lokasinya yang jauh dari Rusunawa.

"Paling dekat daerah Cilincing. Terus kan jalur kontener kan banyak," ucap Karjono.

Keluhan serupa juga disampaikan Bahtiar (47), orang tua dari Ika Tiara Putri (13) calon siswi SMP.

Menurut Bahtiar, anaknya gagal masuk SMP 290 yang ada di dekat Rusunawa karena nilai ujian nasionalnya rendah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved