Biaya Mahal, Pemilik Usaha Kopaja Ini Kesulitan untuk Pindah ke TransJakarta

Ia hanya tak sanggup dengan biaya mahal untuk bergabung yang menghabiskan uang hingga ratusan juta

Biaya Mahal, Pemilik Usaha Kopaja Ini Kesulitan untuk Pindah ke TransJakarta
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Terminal Bayangan Kopaja di Cipedak pada Selasa (9/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Pemilik Bus Kopaja S616 Jurusan Cipedak-Blok M, Darmalin, mengatakan usahanya ini sebentar lagi akan gulung tikar lantaran terhimpit oleh merebaknya bus TransJakarta di ibu kota.

Ia mengaku hampir pasrah dengan perkembangan zaman yang mematikan usahanya itu.

Namun, Darmalin, bukannya enggan untuk bergabung dengan PT Transportasi Jakarta.

Ia hanya tak sanggup dengan biaya mahal untuk bergabung yang menghabiskan uang hingga ratusan juta.

"Istilahnya kalau sekarang mau usaha di angkutan umum ya gabung TransJakarta. Tapi yang memberatkan itu biaya dp-nya," bebernya kepada TribunJakarta.com di terminal bayangan kopaja, Cipedak, Jakarta Selatan pada Selasa (9/7/2019).

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Pengangkut Minyak Goreng Terguling di Tol Jagorawi

Halal Bi Halal Fraksi PKS DPR Tegaskan Komitmen Perjuangkan Rakyat dan Umat

Pasalnya, untuk bergabung dengan TransJakarta, Darmalin harus mengeluarkan uang Rp 150 juta.

"Tetap harus bayar dp Rp 150 juta, itu yang berat buat saya. Di sana per bulan pendapatan paling kisaran dapat Rp 2,6 juta. Kalau saya main di Kopaja zaman dulu, bisa Rp 4 sampai 5 jutaan," katanya.

Tak hanya itu, lanjut Darmalin, biaya peremajaan bus pun harus dikeluarkannya.

"Belum lagi biaya peremajaan setiap lima tahun sekali. Biaya bisa mencapai Rp 150 juta lagi," tambahnya.

Sebenarnya, dirinya mau untuk berpindah ke TransJakarta asalkan biaya yang tak memberatkan.

"Kalau enggak ada dp atau lebih murah, saya mau gabung ke TransJakarta," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved