PPDB 2019

PPDB Online Gelombang Kedua SMPN Kota Bekasi, Warga Diminta Cermat Memilih Sekolah

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online gelombang kedua tingkat SMP Negeri Kota Bekasi tersedia sebanyak 1049 kursi.

PPDB Online Gelombang Kedua SMPN Kota Bekasi, Warga Diminta Cermat Memilih Sekolah
TRIBUNJAKARTA.COM/ JAISY RAHMAN TOHIR
Seorang wali murid sujud syukur di posko PPDB SMP 11, karena anaknya diterima di SMP negeri, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online gelombang kedua tingkat SMP Negeri Kota Bekasi tersedia sebanyak 1049 kursi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, pedaftaran gelombang kedua dibuka sejak kemarin Senin (8/7/2019) dan akan berakhir hari ini, Selasa (9/7/2019).

"Pendaftaran sama seperti tahap pertama secara online dari jam 8 sampai jam setengah 3 sore, di website PPDB Kota Bekasi," kata Inayatullah, Selasa (9/7/2019).

Untuk gelombang kedua ini, Disdik Kota Bekasi hanya menyediakan jalur zonasi saja.

Kuota di gelombang kedua merupakan kursi kosong yang masih tersisa dari proses pendaftaran tahap pertama yang dibuka 1-3 Juni 2019 lalu.

"Kalau tahap ini (gelombang kedua) mereka mengisi tahap kemarin yang kosong, yang tidak terisi, seperti (jalur) prestasi dan perpindahan orang tua," ujarnya.

PPDB Tahun ajaran 2019/2020 SMPN Kota Bekasi dibuka melalui tiga jalur pertama jalur zonasi sebanyak 83 persen, kedua jalur prestasi sebanyak 15 persen dan jalur perpindahan tugas orang tua sebanyak 2 persen.

Terdapat 56 SMPN di Kota Bekasi dengan daya tampung sebesar 14.544 kursi.

VIDEO Suasana Hari Lapor Diri PPDB Afirmasi Non-Zonasi di SMPN 216 Jakarta

1 Peserta PPDB Jalur Non Zonasi Umum di SMPN 216 Undur Diri karena Masuk Pesantren

Jumlah siswa lulusan SD/MI di Kota Bekasi yang hendak meneruskan pendidikan ke jenjang SMP pada tahun ajaran ini sebanyak 43.768 siswa.

Untuk itu, calon peserta didik diminta untuk benar-benar cermat memilih sekolah tujuan yang paling dekat dengan tempat tinggalnya.

"Pilihlah sekolah yang paling dekat dengan rumah dan cermati mana sekolah yang kuotanya masih banyak tersedia," kata kepala Seksi SMP Disdik Kota Bekasi Mawardi.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved