PPDB 2019

Demi Zonasi, Disdik Kota Bekasi Buka Sekolah Dadakan

"Baru kemarin senin sama selasa aja, bareng gelombang kedua, tapi di SMPN 57 itungannya gelombang satu karena dia baru dibuka," jelas dia.

Demi Zonasi, Disdik Kota Bekasi Buka Sekolah Dadakan
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Gedung SD Negeri 10 Duren Jaya yang digunakan sebagai untuk unit sekolah baru SMPN 57 Kota Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi membuka unit sekolah baru (USB) SMPN 57 Kota Bekasi di Jalan Mohammad Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Pembukaan sekolah baru ini dilakukan menyusul jalur zonasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020. Dimana, warga Kelurahan Duren Jaya merasa dirugikan lantaran tidak adanya sekolah di dekat tempat tinggalnya.

"Iya baru dibuka, ada Perwal (peraturan walikota) perubahan, jadi total 57 SMP Negeri di Kota Bekasi," kata Mawardi.

Dia menambahkan, pembukaan unit sekolah baru SMPN 57 Kota Bekasi akibat permintaan warga yang merasa banyak calon sisiwa yang gagal mendaftar di SMPN 11 dan SMPN 32 di Kelurahan Aren Jaya Bekasi Timur. Dua sekolah itu merupakan yang paling dekat dengan Kelurahan Duren Jaya.

"Jadi banyak calon siswa warga Duren Jaya yang tidak lolos, akhirnya kita buka sekolah baru itu," ujar dia.

Pendaftaran PPDB SMPN 57 Kota Bekasi, dibuka hanya dua hari yakni 8-9 Juni 2019. Pendaftaran ini dibarengi dengan PPDB gelombang kedua 56 SMPN lainnya di wilayah setempat.

"Baru kemarin senin sama selasa aja, bareng gelombang kedua, tapi di SMPN 57 itungannya gelombang satu karena dia baru dibuka," jelas dia.

Tensi Pertandingan Tinggi, The Jakmania Teror Persib Bandung Selama 90 Menit di SUGBK

Marko Simic Bawa Unggul Persija atas Persib Bandung, Novri Setiwan Kartu Merah

Aceh Utara Imbau Wanita Tidak Keluar Malam Hari Tanpa Didampingi Suami atau Mahram

Mawardi menjelaskan, pendaftaran PPDB SMPN 57 Kota Bekasi dibuka dengan menumpang di SMPN 11, sebanyak tiga rombongan belajar (rombel) atau 108 kursi yang tersedia.

"Untuk sementara masih menginduk jadi pas proses belajar nanti guru-gurunya dari SMPN 11," imbuhnya.

"Kalau gedung SMPN 57 pakai gedung SD 10 Duren Jaya yang statusnya dimarger (digabung) ke SD 1 Duren Jaya," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved