Disemprot Ngabalin Bahas Dugaan Kriminalisasi Penyebab Rekonsiliasi Ditunda, Gerindra Salahkan Aiman

Awalnya Ali Ngabalin diminta berkomentar soal adanya tudingan kriminilisasi yang disebut sebagai penyebab rekosiliansi Jokowi - Prabowo ditunda.

Disemprot Ngabalin Bahas Dugaan Kriminalisasi Penyebab Rekonsiliasi Ditunda, Gerindra Salahkan Aiman
YouTube/Kompas Tv
Ali Ngabalin - Ferry Juliantono 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono membahas dugaan kriminalisasi menjadi penyebab rekonsiliasi ditunda.

Saat membahas permasalahan tersebut, Ali Ngabalin dan Ferry Juliantono terlibat debat panas.

Bahkan Ferry Juliantono kena semprot Ali Ngabalin.

Tak terima kena semprot, Ferry Juliantono justru menyalahkan pembawa acara Aiman.

Peristiwa itu terjadi saat Ali Ngabalin dan Ferry Juliantono hadir di acara Sapa Indonesia Malam Kompas Tv dilansir TribunJakarta.com pada Rabu (10/7).

Awalnya Ali Ngabalin diminta berkomentar soal adanya tudingan kriminilisasi yang disebut sebagai penyebab rekosiliansi Jokowi - Prabowo ditunda.

3 Tahapan yang Wajib Dijalani Peserta SBMPTN 2019 Setelah Dinyatakan Lulus Tes

Masih Ada Ujian Mandiri untuk Kamu yang Tak Lolos SBMPTN 2019, Intip 5 Kunci Lolos di Laga Terakhir!

"Kalau di Republik ini orang bebas mencaci maki, menghujat dan mencederai kewibawaan orang serta menyebarkan berita bohong maka ada UU ITE," tutur Ali Ngabalin.

Ali Ngabalin menyatakan, berkali-kali dirinya telah menjelaskan adanya UUD yang beri jaminan untuk kebebasan pendapat namun terdapat pula aturan turunannya.

Ali Ngabalin - Ferry Juliantono
Ali Ngabalin - Ferry Juliantono (YouTube/Kompas Tv)

"Ada aturan turunannya yang mengajarkan tata cara orang menyampaikan pendapat. Kalau ada orang yang mencaci maki anda Bung Aiman atau saya yang merasa terganggu maka saya laporkan ke polisi. Polisi ambil tindakan. Jadi, dimana kriminalisasinya?" tanya Ali Ngabalin.

"Jangan tanya saya, tanya Bung Ferry," jawab Aiman.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved