Pemkot Jakarta Timur Tagih Paksa 3 Perusahaan, Total Tunggakan Pajak Capai Rp 9,2 Miliar

BPRD Jakarta Timur melakukan penagihan paksa pada tiga perusahaan yang menuggak pembayaran sejak beberapa tahun lalu.

Pemkot Jakarta Timur Tagih Paksa 3 Perusahaan, Total Tunggakan Pajak Capai Rp 9,2 Miliar
Istimewa
Petugas BPRD Jakarta Timur saat menyambangi apartemen MTH Residen di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (9/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Timur melakukan penagihan paksa pada tiga perusahaan yang menuggak pembayaran sejak beberapa tahun lalu.

Kepala BPRD Jakarta Timur Johari mengatakan ketiganya yakni Apartemen Titanium Square di Pasar Rebo, Apartemen MTH Residen di Jatinegara, dan satu perusahaan parkir di Duren Sawit.

"Penindakan yang kami lakukan adalah menyampaikan surat paksa tagihan agar mereka segera melunasinya," kata Johari di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/7/2019).

Johari menuturkan jumlah tunggakan ketiganya bila ditotal mencapai Rp 9,2 miliar dan harus dibayar dalam waktu 2x24 jam, terhitung sejak Selasa (8/7/2019).

Bila tak dibayar, juru sita bakal menyita aset perusahaan yang nilainya ditaksir sesuai tunggakan pajak mereka.

"Total tunggakan yang kami kejar ini mencapai Rp9,259 miliar. Yang kami sita adalah barang-barang yang ada di lokasi dengan nilai yang sama dari tunggakannya," ujarnya.

Pada Apartemen Titanium, Johari menyebut nilai tunggakan pajak sejak tahun 2016 yang belum dibayar sebesar Rp 4,6 miliar.

Apartemen MTH Residen dengan nilai nilai tunggakan mencapai Rp 4,1 miliar karena belum membayar pajak sejak tahun 2014.

"Yang terakhir adalah perusahaan pengelola parkir di Jl Raya Kalimalang, menyisakan pajak terutang dengan nilai yang belum dibayarkan sebesar Rp165 juta," tuturnya.

Petugas UPK Badan Air DKI Jakarta Punguti Sampah Saat Mendaki Gunung Slamet

VIDEO Menjajal Armada Jak Lingko ber-AC Ditengah Memburuknya Udara Jakarta

Sejak kemarin, Johari mengatakan petugas BPRD Jakarta Timur telah menyatroni tiga perusahaan yang menuggak pembayaran pajak.

Dia berharap mereka lekas menunaikan kewajibannya sehingga juru sita tak perlu menyita aset perusahaan sebagai hukuman.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved