Relokasi Para Pencari Suaka di Kebon Sirih, Kesbangpol DKI: Tak Semudah Itu, Tunggu Kemenlu

Para pencari suaka tersebut, rencananya akan di pindahkan ke Gedung Islamic Center Jakarta Utara untuk sementara waktu agar tidak mengganggu

Relokasi Para Pencari Suaka di Kebon Sirih, Kesbangpol DKI: Tak Semudah Itu, Tunggu Kemenlu
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah imigran pencari suaka yang tampak memadati trotoar di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan bahwa dirinya harus menunggu koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait rencana relokasi para pencari suaka yang berada di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Selatan.

Para pencari suaka tersebut, rencananya akan di pindahkan ke Gedung Islamic Center Jakarta Utara untuk sementara waktu agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat di trotoar Jalan Kebon Sirih.

"Ternyata tidak semudah itu. Kami harus menunggu kemenlu dulu. Saat ini kami sudah berkordinasi, tapi ternyata tidak semudah itu," kata Taufan, Rabu (10/7/2019).

Taufan mengatakan, bahwa para pencari suaka rencananya memang akan dipindahkan hari ini.

Namun, ia mengaku masih menunggu kordinasi dengan Kementrian Luar Negeri untuk menampung mereka di gedung milik Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Ia pun mengatakan bahwa saat ini, pihaknya tengah melakukan pendataan terkait jumlah para pengungsi tersebut.

"Pendataan sudah, sudah ada. Sudah kami lakukan hari ini. Selama belum selesai pendataannya, kami belum berani," kata dia.

Sementara itu, Ali Jafri salah satu pencari suaka yang menetap di trotoar Kebon sirih menuturkan jumlah para pencari suaka ini diperkirakan ada 241 orang.

Dari jumlah tersebut terdapat sekitar 50 orang anak usia 10 tahun ke bawah. Bahkan menurut pantauan TribunJakarta.com di lokasi, beberapa diantaranya merupakan bayi dan balita.

"Ada 50 orang anak, tapi saya harus memastikannya lagi. Ada juga yang masih bayi," kata Ali.

Para pencari suaka ini, sudah sekitar hampir dua minggu menetap di trotoar Kebon Sirih setelah sebelumnya tinggal di jalan-jalan depan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta, Kalideres, Jakarta Barat.

Rayakan Ulang Tahun Anak, Pasangan Ini Ajak Buah Hati Nonton Persija Vs Persib

Jemaah Haji Disarankan Senam Ringan di Pesawat, Ini Manfaatnya

Demi Selamatkan Bola Voli Petugas Pemadam Kebakaran di Duren Sawit Terjun ke Kanal Banjir Timur

Mereka meminta kepada United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR) agar segera diberikan tempat tinggal untuk berlindung.

Pasalnya, para pengungsi itu mengaku enggan dikembalikan ke tempat asalnya. Menurut mereka, saat ini keadaan sedang tidak kondusif karena sedang terjadi konflik di negaranya.

Hingga kini, tuntutan mereka belum juga dikabulkan oleh pihak UNHCR hingga Pemprov DKI berencana untuk merelokasinya ke Islamic Center karena alasan kemanusiaan sambil menanti kepasitian nasib mereka.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved